Home HEADLINE Razia Dini Hari di Jalan Soekarno Hatta Tuban, 73 Motor Balap Liar...

Razia Dini Hari di Jalan Soekarno Hatta Tuban, 73 Motor Balap Liar Diamankan

8

kabartuban.com – Deru knalpot yang memecah sunyi dini hari di Jalan Soekarno Hatta (Jalan Tembus), Kabupaten Tuban, mendadak terhenti. Aksi balap liar yang digelar pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 01.30 WIB itu dibubarkan jajaran Satlantas Polres Tuban melalui razia mendadak.

Operasi tersebut dipimpin langsung Kanit Turjagwali Satlantas Polres Tuban, IPDA Rizki DP. Saat petugas tiba di lokasi, suasana sempat memanas. Sejumlah remaja berusaha kabur, memicu aksi kejar-kejaran di sepanjang ruas jalan yang biasa dijadikan arena adu kecepatan tersebut.

Berkat strategi yang telah disiapkan dengan matang, aparat akhirnya berhasil mengendalikan situasi. Sebanyak 73 unit sepeda motor diamankan bersama sekitar 80 remaja yang diduga terlibat dalam balap liar.

Sebagai bentuk pembinaan dan efek jera, para remaja itu diberikan ganjaran untuk mendorong sepeda motor mereka sejauh 7 KM, dari lokasi menuju Mapolres Tuban. Puluhan kendaraan tersebut selanjutnya akan dikenai sanksi tilang serta penahanan sementara.

“Sebanyak 73 sepeda motor dan kurang lebih 80 remaja berhasil kami amankan. Rencana Kendaraan akan kami lakukan penilangan dan penahanan untuk memberikan efek jera, sambil menunggu petunjuk pimpinan,” ujar IPDA Rizki DP.

Ia menyebut, mayoritas remaja yang terjaring razia berusia antara 20 hingga 30 tahun. Sepeda motor yang diamankan ditahan selama tiga hari di Mapolres Tuban. Untuk mengambil kendaraan, pemilik diwajibkan membawa kelengkapan surat-surat resmi dan memastikan kondisi motor telah sesuai standar pabrikan.

Menurut Rizki, balap liar bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman serius bagi keselamatan. Selain mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan lain, aktivitas tersebut berpotensi menyebabkan kecelakaan yang merugikan banyak pihak.

Pihaknya menegaskan komitmen untuk terus memberantas balap liar di wilayah Bumi wali. Patroli rutin dan razia akan digencarkan, terutama pada jam-jam rawan.

“Semoga kegiatan ini memberikan efek jera bagi para remaja, khususnya di Tuban, agar tidak lagi melakukan balap liar. Kegiatan tersebut membahayakan diri sendiri maupun orang lain serta mengganggu pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.

Penertiban ini menjadi pesan tegas bahwa jalan raya bukanlah lintasan balap. Keselamatan dan ketertiban masyarakat tetap menjadi prioritas utama aparat penegak hukum. (fah)