Seorang Penumpang Becak Jadi Korban Penjambretan

393

foging&copet 073 (1)kabartuban.com – Seorang Penumpang Becak di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menjadi korban penjambretan. Peristiwa itu berlangsung saat korban tengah naik becak tiba-tiba tas korban dirampas dari belakang oleh pelaku. Dua ponsel dan ratusan ribu uang tunai beserta surat-surat berharga raib, Jum’at (13/02/2015).

Korban bernama Dewi Santi Pratiwi (40), seorang karyawan asuransi Bumi Putra, asal warga Desa Sekaran, Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Usai kejadian itu , ia terpaksa harus melapor ke unit 3 anggota Sat Reskrim Polres Tuban.

Menurut keterangan korban, Kronologis kejadian itu berlangsung saat korban tengah naik becak hendak kembali ke-kantornya. Saat tiba di jalan Pramuka tiba-tiba tas korban yang berisi dua unit hanpone, ratusan ribu uang tunai beserta surat surat berharga itu di tarik jambret dari belakang. “ saya panic saat tas saya di tarik pelaku.satu orang nyetir satu orang lagi merampas tas saya,”cerita Dewi saat diperiksa polisi.

Karena Kondisi jalan menanjak, dan tukang becaknya juga sudah tua lanjut Dewi, ya tidak bisa berbuat banyak selain melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. “ ini tas saya hanya pegangannya saja karena sobek setelah tarik menarik dengan jambret,”lanjutnya.

Akibat kejadian itu, kerugian Dewi yang baru saja pindah dari kantor Bojonegoro itu ditafsir sekitar empat juta rupiah. “dua hanpon satu hanpone merk Samsung harga Tiga juta, Saunya merk Cros. Selain itu uang tunai lebih dari lima ratus ribu termasuk surat surat dan ATM saya,”pungkasnya.

Menanggapi laporan korban jambret itu, Ajun Komisaris Polisi AKP Suhariyono, Kasat Reskrim Polres Tuban langsung menyebarkan anggotanya. Tidak lebih dari dua puluh empat jam, dua orang penjambret berhasil diringkus anggota buser.

“ kami belum bisa memberikan keterangkan. Yang jelas pelaku kini masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan,”kata Suhariyono. (saf)