Tanggul Jebol, Warga Resah Tak Bisa Panen

401
kabartuban.com. Hingga hari ini, tanggul bengawan solo yang berada di Dusun Blimbing Desa Banjararum Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban masih terbengkalai. Tanggul yang rusak (jebol) sekitar 4 bulan yang lalu itu masih terbengkalai tanpa adanya perbaikan.
Terkait dengan persoalan ini, warga setempat mengeluhkan tidak adanya perbaikan. Kepada kabartuban.com, Wardi mengatakan, “Kami sangat kecewa karena hingga saat ini pemerintah belum memperbaiki tanggul tersebut. Lebih lanjut Wardi mengatakan, “Jika tanggul itu tidak segera diperbaiki, masyarakat sekitar bengawan solo takut akan gagal panen. Hal ini bisa terjadi akibat meluapnya air bengawan. Karena tidak ada perhatian dari pemerintah, dengan terpaksa masyarakat sekitar mengadakan kerjabakti dengan peralatan seadanya. Menutup tanggul yang ambles tersebut dengan karung  yang  berisikan tanah, lalu di tumpuk di lokasi Tanggul. Inisiatif warga ini dilakukan karena usia tanaman padi sudah sekitar 2 (dua) bulan. Jika hal ini tidak dilakukan, dan terjadi banjir, maka warga bisa gagal panen.” Menurut Wardi dan beberapa warga, Pemerintah sudah berjanji, sekitar bulan Juni akan diperbaiki, namun hingga  sekarang belum ada tanda-tanda akan akan adanya perbaikan.

Menerima keluhan dari warga, kabartuban.com melakukan konfirmasi kepada pihak Pemkab Tuban, dalam hal ini Humas Pemkab Joni Martoyo. Kepada kabartuban Joni mengatakan. “Sebelumnya mohon dipahami bahwa perbaikan tanggul itu bukan dalam tanggung jawab Pemkab Tuban. Akan tetapi karena itu merupakan bagian dari bengawan Solo dan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.”

Lebih lanjut Joni menyampaiakan, “Namun itu bukan berarti Pemkab diam. Karena keberadaannya di Kabupaten Tuban, maka Pemkab telah melakukan upaya – upaya pelaporan dan sudah pernah ditinjau oleh pihak terkait. Tentang kapan akan direalisasikan, kita tunggu saja, pihak Pemkab tidak bisa memastikan karena alokasi anggaran bukan dari APBD.”

Warga Dusun merasakan kekhawatiran dan kekecewaan, warga yang lain Kasmuri mengatakan, “Kita tidak tahu soal wewenang dan tanggung jawab. Yang jelas kita ini warga Tuban, dan mengadunya ya ke Pemkab Tuban.” “Ini jelas persoalan yang harus segera diselesaikan.” kata Kasmuri. (rul)