Tarif Angkutan Pedesaan Naik Hingga 3000 Rupiah

angkutankabartubancom – Pasca pengumuman kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), berbagai dampak mulai terlihat di berbagi sektor. Salah satunya pada sektor transportasi publik di Tuban. Kenaikan harga BBM yang mencapi 2000 rupiah per litar, memicu kenaikan tarif angkutan pedesaan hingga 3000 rupiah, Rabu (15/11/2014),

Berdasarkan sejumlah informasi yang dihimpun wartawan media ini, angkutan pedesaan jurusan Tuban – Merakurak – Kerek, mengalami kenaikan hingga rata – rata 3000 rupiah. Salah seorang sopir angkutan Tuban – Kerek mengatakan, “Otomatis naik mas, tarif itu sudah kesepakatan kami dengan teman – teman. Kebutuhan meningkat tidak hanya untuk beli BBM, tapi sejumlah kebutuhan yang lain juga naik,” ujarnya.

Di lain pihak, salah satu pengguna jasa angkutan publik yang ditemui kabartuban.com mengatakan, “Terus terang awalnya kaget. Semula dari pasar Tuban ke Merakurak 2000 rupiah, ini tiba – tiba jadi 5000 rupiah. Tentu saja kaget, tapi mau bagaimana lagi,” terang Muji.

Sementara itu, dampak kenaikan harga BBM memang belum nampak terlalu signifikan. Transportasi umum memang merupakan sektor riil yang dipastikan akan langsung terkena dampak kenaikan BBM. (im)

Populer Minggu Ini

Kiai Idris Djamaluddin, Membangun Misi Dakwah dan Keberlangsungan Tradisi Keilmuan Pesantren di Masyarakat

Lamongan - Perjuangan Ulama di Jawa Timur untuk mengejawantahkan...

Air Mata AMT Tuban Pecah, Aksi Mogok Berujung Buntu, Dua Rekan Tetap Dipecat

kabartuban.com - Harapan ratusan Awak Mobil Tangki (AMT) di...

235 Desa di Tuban Masih ‘Gigit Jari’, Dana Desa Belum Cair Hingga April

kabartuban.com - Penyaluran Dana Desa (DD) di Kabupaten Tuban...

Ketegangan Memuncak di TBBM Tuban, AMT Tantang Tekanan PHK Massal

kabartuban.com - Ketegangan antara ratusan Awak Mobil Tangki (AMT)...

AMT Mogok Total, Distribusi BBM Tuban Kolaps dalam Hitungan Jam

kabartuban.com - Roda distribusi bahan bakar minyak (BBM) di...

Artikel Terkait