Dari Dinsosnaker, Warga Tegalsari Polisikan Kades

365
ilustrasiberas
foto ilustrasi, inilah.com

kabartuban.com – Sejumlah warga Desa Tegalsari Kecamatan Widang Kabupaten Tuban, mendatangi Mapolres Tuban guna melaporkan Supriyono Kades setempat, terkait dugaan penggelapan dan pemalsuan tandatangan, Rabu (5/8/2015).

Reaksi ini karena warga merasa tidak menerima bantuan banjir dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Tuban, namun dalam laporan Dinas Sosial bantuan tersebut telah diterimakan. Melihat tanda tangannya juga dipalsukan, Sukris dan sejumlah warga yang lain, segara melaporkan hal tersebut ke Mapolres Tuban.

“Saya tidak menerima bantuan beras tersebut, tapi kenapa dalam laporan di Dinas Sosial ada tandatangan saya, sedangkan saya tidak pernah tandatangan,” Kata Sukris, salah satau Warga Desa Tegalsari saat dikonfirmasi setelah pemeriksaan di Mapolres Tuban.

Lebih lanjut Sukris mejelaskan, bahwa dari Laporan di Dinas Sosial Dan Tenaga Kerja Pemkab Tuban, terdapat 55 (lima puluh lima) Kepala Keluarga (KK) atau sebanyak 6 Kwintal beras atau 600 kilogram beras yang dalam laporan Kades yang sudah tandatangan sebagai bukti penerimaan bantuan.

“Yang pasti, saya bersama enam orang ini tidak pernah menerima bantuan beras akibat banjir pada tahun 2013, selebihnya saya tidak tahu. Silahkan mas cek sendiri pada warga di Desa Tegalsari, apakah mereka menerima apa tidak,” Terang Sukris didampingi enam temannya.

Dalam perkara ini, setidaknya ada 7 (tujuh) warga Desa Tegalsari yang dimintai keterangan oleh Satreskrim Unit IV terkait dugaan pengelapan dan pemalusian tandatangan yang dilakukan oleh oknum aparat desa tersebut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP. Suharyono saat dikonfirmasi membenarkan akan laporan yang dilakukan oleh warga desa Tegalsari korban banjir pada tahun 2013 yang mengaku tidak menerima bantuan, tapi dalam laporan Kades ke Dinas sosial dan tenagakerja dilaporkan telah menerima.

“Iya, masih kita dalami, saat ini kita masih mengumpulkan data dulu, selanjutnya kalau kita rasa sudah cukup, baru akan kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” Kata Kasat Reskrim Tuban saat dikonfirmasi melalui ponselnya. (kh/im)