Dikelola Bumdes Program CSR Jadi Salah Satu Sumber PADes

kabartuban.com – Keterlibatan Sumber Daya Manusia (SDM) usia muda menjadi strategi pelaksanaan program bantuan Corporate Social Responcibility (CSR) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Pabrik Tuban, oleh Forum masyarakat Kokoh (FMK) di Desa Temaji Kecamatan Jenu. Selain pemanfaatan SDM,  berupa area tambak yang ada di wilayah setempat, beberapa program pemberdayaan yang dijalankan dari dana CSR sudah berkembang dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

Perwakilan FMK, Desa Temaji Harianto, menjelaskan, ada sedikitnya enam program yang tengah berjalan di desa Temaji pada tahun 2020, program tersebut diantaranya irigasi terpadu, budidaya Vannamei, Ayam Petelur, dan bengkel pengelasan. Sebagian program dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat pelaksana program sekaligus menjadi sumber pemasukan bagi kemajuan desa.

“Dari program yang kami jalankan manfaatnya sudah dapat dinikmati, salah satunya udang, yang beberapa siklus sudah dapat dipanen,” terang Harianto.

Tidak hanya udang, bengkel las yang sekaligus menjadi balai latihan pemuda di desa itu, sudah mulai banyak pesanan, mulai pagar hingga atap kanopi. Bahkan, usaha ini sudah mampu berkembang dengan baik, salah satunya dengan munculnya bengkel baru hasil pemberdayaan yang dibentuk oleh kelompok tersebut, dengan caa memberikan pinjaman modal untuk membuka usaha serupa.

“Dari hasil usaha tersebut, organisasi masyarakat sekitar atau OMS mampu menciptakan pengusaha baru, yang sebelumnya ikut latihan sudah bias buka bengkel sendiri, dan modalnya dari pinjaman OMS tersebut,” terang Harianto, saat berada di lokasi pemberdayaan tambak udang.

Dilokasi yang sama, Bahrun, pengelola usaha pemberdayaan budidaya Vannamei mengatakan, budidaya udang cukup potensi di desanya, apalagi daerah tersebut merupakan salah satu sentra budidaya udang sejak dahulu.

“Pemanfaatan potensi yang ada salah satunya udang, kebetulan usaha ini dikelola Bumdes, hasilnya selain untuk kami, juga menjadi pendapatan asli desa, insyaAllah nanti kembali juga keseluruh masyarakat,” katanya.

Sementara, Comunity Development Officer, Semen Indonesia Tuban, Siswanto mengatakan, agenda serahterima program-program CSR Perusahaan menjadi upaya pemulihan ekonomi masyarakat yang sempat terganggu akibat Pandemi Covid 19. Program itu sendiri telah diserahkan kepada masyarakat di 3 kecamatan dan 26 desa dengan nilai total 7,1 M.

“Pemberdayaan mendapatkan porsi paling besar, karena gol yang ingin kami capai adalah pulihnya ekonomi, dan peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Siswanto.

Siswanto berharap, seluruh program yang dijalankan masyarakat sekitar berjalan dengan baik, agar dapat berkembang dan mampu memberikan nilai tambah serta manfaat bagi warga. (Luk)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker