Pasca Kericuhan Antar Supporter, Polres Perketat Keamanan

kabartuban.com – Pasca kericuhan supporter pada saat laga Persatu dan PSIM Yogyakarta Sabtu (20/7/2019), Polres Tuban akan perketat keamanan saat mengahadapi Persis Solo di stadion Bumi Wali Tuban (SBWT). Selasa (23/7/2019).

Waka Polres Tuban, Kompol Teguh Priyo Warsono mengatakan, akan perketat pengamanan dibandingkan pertandingan sebelumnya yang melibatkan 700 petugas gabungan.

“Untuk besuk kita libatkan satuan Brimob dan penambahan TNI, yang jelas ada penambahan petugas,” kata Waka Polres Tuban kepada awak media, Selasa (23/7/2019).

Selain itu, akan juga melakukan upaya mereduksi, potensi yang bisa terjadi yang harapannya besuk bisa berjalan dengan aman kondusif dan tertib dan tidak konflik, dan akan memberi masukan kepada Panpel, kalau ada tim tamu jangan sampai di jadikan satu dengan suporter Tuban.

“Perlu adanya pembeda tiket tamu dan tua rumah, jadi petugas tahu, tamu masuknya dimana,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, terjadi kericuhan ditengah pertandingan Persatu dan PSIM Yogyakarta. Laga sempat diberhentikan sejenak, tapi dilanjutkan kembali. Dalam kericuhan itu, ada satu petugas ada beberapa suportet yang terluka, serta mengamankan 35 supoter yang langsung diberikan pembinaan ditempat. (Dur/Rul)

Populer Minggu Ini

Oknum Satpam BUMN di Tuban Diamankan atas Dugaan Persetubuhan Anak dibawah umur

kabartuban.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tuban mengungkap...

Kasus Perselingkuhan di Hotel Lynn Picu Pemanggilan Satpol PP dan Dampak Citra Hotel

kabartuban.com - Kasus penggrebekan pasangan yang diduga berselingkuh di...

Cabai Turun Tajam, Harga Bahan Pokok di Tuban Mulai Stabil

kabartuban.com - Kabar baik bagi masyarakat pada bulan Ramadan....

MBG Ramadhan Tuai Protes, Orang Tua Temukan Ulat dan Jambu Busuk dalam Paket Makanan

kabartuban.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan...

Sengketa Klenteng Tuban Memanas, Kubu Go Tjong Ping Deklarasikan Sebagai Pengurus Baru

kabartuban.com - Lampion-lampion Imlek 2577 Kongzili masih bergelayut di...

Artikel Terkait