kabartuban.com – Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad, serahkan bantuan sebagai ganti kerusakan tanaman jagung milik Marsuti (50), warga Suwalan, Kecamatan Jenu, yang menjadi lokasi penyergapan komplotan terduga teroris oleh aparat kepolisian dan TNI, pada Sabtu pekan lalu.
Ganti kerusakan dari Kapolda Jawa Timu Irjen Pol Macfhud Arifin, tersebut berupa 12 Zak pupuk berbagai jenis, 10 kilogram bibit jagung dan uang tunai.
“Ini adalah perintah Kapolda, dampak kerusakan kemarin (penyergapan teroris.red),” kata Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad (13/4/2017).
Kapolres menjelaskan, pihaknya mendapatkan perintah langsung dari Kapolda, untuk menyerahkan langsung pupuk dan bibit, serta ganti gagal panen karena hampir sebagian besar ladang Jagung rusak saat aksi penyergapan enam terduga teroris yang bersembunyi di ladang jagung milik Marsuti.
“Sekaligus menenangkan beliau dari traumanya,” lanjut Kapolres.
Sementara itu, Marsuti mengaku dirinya memang masih trauma atas kejadian itu, dia dan suaminya Tasmin (55) sampai saat ini belum berani kembali ke ladang untuk bercocok tanam.
“Belum sempat ke ladang, masih takut,” katanya.
Soal ganti kerusakan itu, Marsuti mengaku berterimakasih pada Polisi, tanaman jagungnya yang sudah dapat dipastikan gahal panen juga mendapat ganti dari Kapolda Jawa Timur.
“Ya terimakasih pak, sudah diganti, soalnya banyak yang rusak,” katanya. (Luk)
