Bangkai Tiga Truk Belum Terevakuasi

kabartuban.com – Memasuki hari kedua pasca ambruknya salah satu Jembatan Nasional penghubung Kabupaten Tuban – Kabupaten Lamongan, yang dikenal masyarakat sekitar sebagai jembatan kembar Cincim, sampai saat ini bangkai ketiga kendaraan truk masih belum bisa terevakuasi.

Informasi yang berhasil di himpun kabartuban.com, di hari sebelumnya pihak Kepolisian Resort Tuban, BPBD Tuban dan dibantu Joint Operating Body Pertamina Petrochina of Java (JOB PPEJ) telah melakukan upaya untuk  evakuasi ketiga kendaraan dengan menggunakan crane berkapasitas 50 ton.

Namun, dari upaya yang dilakukan oleh tim evakuasi masih belum berhasil bahkan badan truk tak bergeser dari tempatnya.

Selain itu, proses evakuasi terpaksa dihentikan oleh pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN),  karena dinilai jembatan tidak akan mampu beban crane yang mencapai 50 ton, ditambah beban kendaraan yang akan di angkat.

Beban yang terlalu berat tersebut akan dikhawatirkan membahayakan proses evakuasi, juga diperkirakan akan merusak sisi lain jembatan.

Sementara pantauan yang dilakukan wartawan media ini dilapangan, tampak kerumunan warga yang penasaran dan ingin melihat secara langsung kondisi jembatan dan bangkai truk yang masih terendam di sungai Bengawan solo.

“Penasaran ingin ngerti langsung kondisi truknya mas,” ujar Karni asal Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang yang datang ke lokasi dengan keluarganya. (Dur)

Populer Minggu Ini

Kader NasDem Tuban Protes Sampul Majalah, Soroti Batas Kritik dan Etika Politik

kabartuban.com - Ratusan kader dan simpatisan Dewan Pimpinan Daerah...

Upaya Pencurian Kimsin Dewa Kwan Kong di Klenteng Kwan Sing Bio Digagalkan Pengelola

kabartuban.com - Aksi pengambilan patung suci (kimsin) Dewa Kwan...

Polres Tuban Berikan Bantuan Usaha Hingga Akses Pengobatan untuk Warga Disabilitas

kabartuban.com – Kepedulian terhadap kelompok rentan kembali ditunjukkan jajaran...

Sidak DPRD–Diskopumdag Temukan MinyaKita Dijual Tak Sesuai Aturan

kabartuban.com - Temuan mengejutkan muncul dalam inspeksi mendadak (sidak)...

Swadaya Warga Jadi “Alarm Keras”, Akademisi Unirow Sentil Arah Pembangunan Tuban

kabartuban.com - Fenomena warga yang turun tangan memperbaiki jalan...

Artikel Terkait