Hunian Hotel di Tuban Turun, Wisatawan Asing Justru Bertambah

kabartuban.com – Malam di Kabupaten Tuban tampak lengang bagi sebagian hotel. Dari setiap 100 kamar yang tersedia, hanya sekitar 15 hingga 16 kamar yang terisi. Itulah gambaran tingkat penghunian kamar (TPK) pada Juni 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Tuban.

Angkanya tak begitu menggembirakan. TPK tercatat hanya 15,70 persen, turun tipis 0,22 poin dibanding Mei yang sempat mencapai 15,92 persen. Kondisi ini menandakan sektor perhotelan di Tuban masih menghadapi tantangan, apalagi di tengah ekonomi nasional yang belum pulih sepenuhnya.

Meski demikian, ada catatan positif yang ikut mengiringinya. Wisatawan asing justru mengalami peningkatan. Jika pada Mei hanya 40 orang yang tercatat menginap, pada Juni jumlahnya melonjak menjadi 72 orang. Menariknya, seluruh wisatawan mancanegara itu memilih hotel berbintang.

Sebaliknya, tamu nusantara justru menurun. Dari 8.965 orang pada Mei, berkurang menjadi 8.628 orang di Juni. Dari jumlah tersebut, sekitar 67 persen memilih hotel berbintang, sementara sisanya lebih nyaman menginap di hotel non-bintang.

Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) masih stabil di angka 1,15 hari. Artinya, sebagian besar pengunjung hanya singgah satu hingga dua malam sebelum melanjutkan perjalanan.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Tuban, Emawan Putra, tak menampik kondisi ini erat kaitannya dengan ekonomi nasional.

“Saat ini perekonomian Indonesia sedang turun. Bahkan Banyak orang memilih menunda perjalanan, tak hanya hotel, kunjungan ke objek wisatapun ikut berkurang,” ungkapnya.

Meski begitu, Emawan memastikan pihaknya tengah menyiapkan langkah untuk mendongkrak kembali tingkat hunian. Paket wisata dan penyelenggaraan berbagai event akan digencarkan, dengan harapan mampu menarik wisatawan dari luar daerah.

Penurunan TPK yang dialami Tuban sejatinya juga terjadi di sejumlah daerah lain di Indonesia. Namun, dengan tren kenaikan kunjungan wisatawan asing, peluang untuk menghidupkan kembali geliat pariwisata di Bumi Ronggolawe masih terbuka lebar. (fah)

Populer Minggu Ini

Swadaya Warga Jadi “Alarm Keras”, Akademisi Unirow Sentil Arah Pembangunan Tuban

kabartuban.com - Fenomena warga yang turun tangan memperbaiki jalan...

Jalan Widang–Rengel Rusak Parah, Lubang Menganga Jadi Ancaman Nyata Pengendara

kabartuban.com - Jalan penghubung Kecamatan Widang menuju Kecamatan Rengel...

Nyalip di Tikungan, Mobil Program MBG Tabrak Pasutri di Senori

kabartuban.com - Aktivitas siang yang seharusnya berjalan tenang di...

Bangun Deso Dipertanyakan, Jalan Rusak di Dusun Selang Diperbaiki Swadaya Para Remaja

kabartuban.com - Jalan penghubung Dusun Selang, Desa Jadi, Kecamatan...

Ratusan Warga Tuban Pilih Berpisah di Tengah Ramadan hingga Lebaran

kabartuban.com - Di saat suasana bulan suci Ramadan hingga...

Artikel Terkait