kabartuban.com – Persatu Tuban berhasil meraih kemenangan penting usai menaklukkan Nganjuk Ladang FC dengan skor 2-1 pada laga Liga 4 Kapal Api Gubernur Jawa Timur babak 32 besar Grup BB. Pertandingan berlangsung sengit di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Rabu (07/01/2026) sore.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif dan saling melancarkan serangan. Persatu Tuban akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-37 melalui gol yang di cetak oleh Wandik Iryanto (7), yang sukses menjebol gawang Nganjuk Ladang FC dan membawa tuan rumah unggul 1-0.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Enam menit berselang, tepatnya pada menit ke-43, Nganjuk Ladang FC mampu menyamakan kedudukan. Gol penyeimbang dicetak oleh Shodik Ahmad Fathoni (3) setelah berhasil menembus pertahanan Persatu. Skor 1-1 pun menutup babak pertama.
Memasuki babak kedua, Persatu Tuban mendapat peluang emas melalui tendangan penalti di menit-menit awal. Sayangnya, eksekusi Wandik Iryanto (7) berhasil ditepis kiper Nganjuk Ladang FC.
Permainan tetap berjalan ketat dengan tempo tinggi. Gol penentu kemenangan Persatu Tuban akhirnya tercipta pada menit ke-69. Egik (19) sukses memanfaatkan umpan rekan setimnya melalui tendangan jarak dekat yang tak mampu diantisipasi kiper lawan. Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Persatu.
Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim tak mampu menambah gol. Persatu Tuban pun memastikan kemenangan dengan skor akhir 2-1.
Menanggapi hasil tersebut, Pelatih Persatu Tuban, Slamet Sampurno, mengakui bahwa performa timnya belum sepenuhnya maksimal. Meski demikian, ia tetap bersyukur atas kemenangan yang diraih karena membuka peluang lolos ke babak selanjutnya.
“Pertandingan ini jauh dari kata sempurna, tapi kami tetap bersyukur atas hasil hari ini. Terima kasih kepada para pemain dan suporter. Semoga ke depan permainan kami bisa lebih baik,” ujarnya.
Terkait laga selanjutnya melawan Pasuruan United yang belum terkalahkan, Slamet mengaku tetap optimistis. Menurutnya, sepak bola penuh dengan kejutan dan hasil akhir tidak selalu bisa ditebak.
“Kami sebagai tuan rumah harus bisa lolos dan menampilkan pemain-pemain terbaik,” tegasnya.
Slamet juga mengungkapkan bahwa performa tim sedikit terganggu karena beberapa pemain mengalami cedera. Ia memastikan satu pemain, Kuswanto, dipastikan absen pada laga berikutnya.
Sementara itu, Pelatih Nganjuk Ladang FC, Muhammad Hasan, menyampaikan ucapan selamat kepada Persatu Tuban atas kemenangan tersebut. Ia mengakui timnya sebenarnya memiliki banyak peluang, namun kesalahan sendiri menjadi faktor penentu kekalahan.
“Secara penguasaan bola kami unggul, tetapi secara hasil Persatu yang menang. Ada blunder yang harus kami evaluasi,” pungkasnya. (fah)
