Keluarga Korban Penganiayaan Oknum ASN di SPBU Parengan Desak Proses Hukum

kabartuban.com – Aksi kekerasan yang diduga dilakukan oknum aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Kecamatan Parengan terhadap sejumlah karyawan SPBU Parengan, Kabupaten Tuban, menuai sorotan publik. Insiden yang terjadi pada Sabtu malam, 7 Februari 2026 itu mengakibatkan satu korban, Prasojo (48), mengalami luka serius berupa patah tulang hidung dan harus menjalani tindakan medis lanjutan.

Pada Senin, 9 Februari 2026, korban masih menjalani perawatan intensif dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tuban untuk observasi serta persiapan operasi hidung akibat hantaman keras yang diterimanya.

“Hari ini Pak Prasojo dirujuk ke RSUD Tuban untuk menjalani observasi dan tindakan operasi pada hidung,” ujar Mandor SPBU Parengan, Agus, Selasa (9/2/2026).

Peristiwa penganiayaan ini diduga dipicu persoalan antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM). Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang beredar luas, pelaku berinisial J, yang diketahui berprofesi sebagai ASN staf Kasi PMD sekaligus sopir pribadi Camat Parengan, terlihat memarkirkan mobilnya di pintu masuk  pengisian BBM jenis Pertamax hingga menghalangi jalur kendaraan lain.

Ferdi, salah satu operator SPBU, menjelaskan bahwa saat itu tidak terjadi antrean panjang. Ia hanya meminta waktu sebentar untuk mengecek stok BBM menggunakan metode manual deepstick sebelum melayani konsumen sepeda motor.

“Belum lama saya cek stok, tiba-tiba pelaku turun dari mobil dalam keadaan marah dan langsung menjambak saya,” ungkap Ferdi.

Melihat tindakan tersebut, mandor SPBU Nasroh berusaha menenangkan pelaku. Namun upaya itu justru berujung kekerasan. Nasroh mengaku menerima pukulan ke arah perut dan wajah dari pelaku.

“Kami sudah berusaha menenangkan, tapi malah dipukul. Pelaku sempat berkata ‘kowe ngerti aku sopo’ sebelum memukul,” tutur Nasroh.

Aksi kekerasan berlanjut saat pelaku menghampiri operator lain, termasuk Prasojo. Korban dicekik, dipukul di bagian wajah hingga terjatuh dengan kondisi hidung berdarah. Tidak berhenti di situ, pelaku juga disebut sempat menginjak kaki korban saat tergeletak.

Dua karyawan lain yang baru datang dan mencoba melerai juga mendapat bentakan keras bernada intimidatif dari pelaku. Bahkan, Riswadi, tukang kebun SPBU yang ikut berupaya melerai, turut menjadi korban pukulan yang menyebabkan pipinya bengkak.

Pihak keluarga Prasojo menyatakan tidak menerima perlakuan kekerasan tersebut. Anak korban yang bertugas sebagai aparat negara di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) secara tegas meminta manajemen SPBU Parengan dan aparat penegak hukum untuk memproses kasus ini sesuai jalur hukum.

“Keluarga korban ingin kasus ini diproses secara hukum. Tidak boleh ada pembiaran,” tegas Agus.

Hal senada disampaikan Vivin Marita, ibu dari Ferdi yang juga menjabat sebagai Kepala Dusun Dolok, Desa Parangbatu. Ia menyebut bahwa pelaku dikenal memiliki temperamen tinggi di lingkungan sekitar.

“Kami sepakat melanjutkan kasus ini ke proses hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Bobby Wirawan Wicaksono Elsam membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum pegawai kecamatan tersebut.

“Perkaranya baru kami terima dari Polsek Parengan dan akan segera kami tindaklanjuti sesuai prosedur,” tegasnya.

Kasus dugaan penganiayaan ini kini menjadi perhatian warga Kecamatan Parengan dan diharapkan dapat ditangani secara profesional serta transparan oleh aparat penegak hukum. (fah)

Populer Minggu Ini

Ribuan CJH Tuban Ikuti Praktik Manasik Haji yang Difasilitasi SIG Pabrik Tuban

kabartuban.com - Sekitar 1.800 Calon Jamaah Haji (CJH) asal...

Langgar Perda, Kedai Miras di Baturetno Berdiri Tepat di Depan Sekolah

kabartuban.com - Gelombang penolakan terhadap peredaran minuman keras (miras)...

Dilantik di Kelenteng Kwan Sing Bio, MAKIN Tuban Perkuat Toleransi Lewat Aksi Sosial

kabartuban.com - Pelantikan pengurus Majelis Agama Konghucu Indonesia (MAKIN)...

Seminggu Berjalan, Operasi Keselamatan Semeru 2026 Catat Ribuan Pelanggar

kabartuban.com - Tingginya angka pelanggaran lalu lintas selama Operasi...

Oknum Pegawai Kecamatan Diduga Aniaya Karyawan SPBU di Tuban, Tiga Korban Luka

kabartuban.com – Dugaan aksi kekerasan yang melibatkan seorang oknum...

Artikel Terkait