kabartuban.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kelangkaan LPG 3 kilogram dikeluhkan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Tuban. Dalam hampir sepekan terakhir, tabung gas bersubsidi itu dilaporkan sulit ditemukan, terutama di tingkat pengecer.
Sejumlah warga mengaku harus mencari hingga ke luar daerah, bahkan kembali menggunakan cara memasak tradisional. Syaiful, warga setempat, mengatakan dirinya kesulitan mendapatkan LPG di toko maupun pangkalan terdekat.
“Saya sampai memasak menggunakan kayu bakar sambil menunggu stok LPG datang,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Risna, warga Kecamatan Soko. Ia bahkan harus mencari LPG hingga ke wilayah Bojonegoro demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kalau tidak dapat LPG, saya mau masak pakai apa,” keluhnya.
Menanggapi kondisi tersebut, pihak Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan LPG subsidi sebenarnya dalam kondisi aman. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa kelangkaan umumnya terjadi di tingkat pengecer, bukan di agen atau pangkalan resmi.
“Jika ada pangkalan yang kosong, biasanya karena proses pengiriman yang masih berjalan. Secara umum stok LPG subsidi masih mencukupi,” jelasnya, Kamis (19/3/2026).
Menurut Ahad, hasil pengecekan lapangan menunjukkan distribusi LPG 3 kilogram masih sesuai kebutuhan masyarakat. Pertamina juga terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan penyaluran berjalan lancar.
Sebagai langkah antisipasi meningkatnya permintaan jelang Lebaran, Pertamina menambah pasokan melalui mekanisme fakultatif dan ekstradropping sebesar 8 persen atau setara 104.367 tabung LPG 3 kilogram di Jawa Timur.
Selain itu, pengawasan distribusi diperketat melalui Satuan Tugas (Satgas) Idulfitri yang siaga 24 jam. Tim ini bertugas memastikan penyaluran tepat sasaran, termasuk penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli LPG sesuai kebutuhan. LPG 3 kilogram diprioritaskan bagi rumah tangga prasejahtera dan pelaku usaha mikro agar distribusi lebih merata. (fah)
