Jalan Jenu–Merakurak Dicor Rp8,1 Miliar, Warga Minta PJU Tak Dilupakan

kabartuban.com – Kabar perbaikan Jalan Jenu–Merakurak disambut positif masyarakat. Setelah bertahun-tahun menjadi ruas jalan yang identik dengan kerusakan dan keluhan pengguna jalan, jalur penghubung kawasan industri tersebut akhirnya masuk dalam daftar proyek rekonstruksi apbd Pemerintah Kabupaten Tuban pada tahun 2026.

Namun bagi warga, keberhasilan proyek senilai Rp8,1 miliar itu tidak cukup hanya ditandai dengan jalan yang mulus. Mereka berharap pemerintah juga memperhatikan aspek keselamatan, terutama keberadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang selama ini masih minim di sejumlah titik.

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), proyek rekonstruksi Jalan Jenu–Merakurak memiliki pagu anggaran sebesar Rp8.117.750.000. Pekerjaan direncanakan berlangsung selama 160 hari kalender setelah diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

Dalam proyek tersebut, pemerintah akan membangun rigid pavement atau jalan beton pada dua segmen dengan lebar masing-masing tujuh meter. Segmen pertama memiliki panjang 227 meter, sedangkan segmen kedua sepanjang 1.090 meter.

Selain pengecoran badan jalan, pekerjaan juga meliputi pembangunan opritan beton, pelebaran jalan di sisi kanan dan kiri, serta pemasangan saluran drainase U-Ditch tertutup guna mengurangi genangan yang selama ini menjadi salah satu penyebab kerusakan jalan.

Dwi Prasetyo, warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut, mengaku bersyukur jalan yang selama ini dikeluhkan akhirnya mendapatkan perhatian pemerintah. Meski demikian, ia berharap perbaikan tidak berhenti pada pembangunan fisik jalan.

“Kalau jalannya nanti sudah bagus tentu masyarakat senang. Tapi lampu jalan juga harus diperhatikan. Masih banyak titik yang gelap sehingga pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat malam hari,” ujarnya.

Harapan serupa disampaikan Nur Alim. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan perlu diiringi dengan penataan kawasan secara menyeluruh mengingat jalur tersebut menjadi akses utama kendaraan industri yang beroperasi hampir selama 24 jam.

“Perbaikan jalan memang sangat dibutuhkan. Tetapi akan lebih baik jika disertai penambahan penerangan jalan agar keamanan dan keselamatan pengguna jalan lebih terjamin,” katanya.

Keluhan mengenai minimnya penerangan dinilai cukup beralasan. Seiring berkembangnya kawasan industri di Kecamatan Jenu dan Merakurak, lalu lintas kendaraan berat terus meningkat dan tetap padat hingga malam hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-PRKP) Kabupaten Tuban, Agung Supriyadi, membenarkan rencana pembangunan jalan tersebut. Menurutnya, ruas jalan yang selama ini kerap mengalami kerusakan akan dibangun menggunakan konstruksi beton agar lebih kuat menahan beban kendaraan berat.

“Iya, rencana perbaikan jalan menggunakan rigid beton atau cor,” kata Agung.

Ia menjelaskan, usulan perbaikan sebenarnya telah diajukan beberapa tahun lalu melalui program bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bahkan proyek tersebut sempat masuk tahap penganggaran dan proses lelang.

Namun pelaksanaannya batal dilakukan akibat kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

“Di tengah perjalanan dibatalkan karena adanya efisiensi anggaran oleh Pemerintah Pusat. Karena itu baru bisa kami anggarkan kembali melalui APBD 2026,” jelasnya.

Terkait tingginya aktivitas kendaraan perusahaan yang disebut turut mempercepat kerusakan jalan, Agung mengatakan pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut turut berpartisipasi dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur.

“Nantinya akan kami koordinasikan dengan stakeholder terkait agar perusahaan ikut berpartisipasi dalam upaya pemeliharaan dan pembangunan bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Dengan dimulainya proyek ini, masyarakat berharap Jalan Jenu–Merakurak tidak hanya berubah menjadi lebih mulus, tetapi juga menjadi koridor industri yang aman, terang, dan nyaman bagi seluruh pengguna. (fah)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya