Lupa Memadamkan Tungku, Kebakaran Hanguskan Dapur dan Kandang Warga Bancar, Kerugian Capai Rp100 Juta

kabartuban.com – Kebiasaan sederhana meninggalkan tungku yang masih menyala berujung petaka bagi Wasriatun, warga Dusun Joho, Desa Kayen, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Kebakaran yang diduga dipicu bara api dari tungku kayu bakar menghanguskan dapur, kandang ternak, serta bagian belakang rumah korban, Rabu (15/7/2026) pagi.

Api diduga berasal dari tungku yang digunakan korban untuk merebus air. Setelah menyalakan api, korban pergi ke ladang tanpa memastikan bara benar-benar padam. Tak lama kemudian, bara menyambar tumpukan jerami yang berada di dekat tungku hingga kobaran api dengan cepat membesar.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Sarinten. Saat melihat asap dan kobaran api membumbung tinggi dari bagian belakang rumah, ia segera memberi tahu warga sekitar.

Salah seorang warga di lokasi, Yono, mengaku tidak mengetahui secara pasti awal mula kebakaran. Ketika tiba di lokasi, api sudah membesar dan dikhawatirkan merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.

“Kronologinya saya kurang tahu, Mas. Saya sampai sini apinya sudah membumbung tinggi,” ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, Sutaji, menjelaskan hasil asesmen sementara menunjukkan kebakaran dipicu kelalaian saat menggunakan tungku kayu bakar.

“Korban selesai merebus air kemudian pergi ke ladang. Bara api diduga masih menyala lalu menyambar tumpukan jerami di samping tungku hingga api membesar dan membakar dapur, kandang, serta bagian belakang rumah,” jelas Sutaji.

Beruntung, respons cepat petugas Damkar Pos Bancar berhasil mencegah kebakaran meluas. Satu unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi sehingga api dapat dikendalikan sebelum merembet ke rumah-rumah warga lainnya.

Selain menyelamatkan bagian depan rumah korban, petugas juga berhasil mengevakuasi dua ekor sapi. Nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai sekitar Rp350 juta.

Meski demikian, kebakaran tetap menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp100 juta. Dua ekor kambing mati terbakar, sementara dapur, kandang beserta isinya, serta bagian belakang rumah ludes dilalap api.

Damkar Tuban mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan tungku kayu bakar maupun sumber api lainnya. Warga diminta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah untuk mencegah kebakaran serupa terulang. (fah)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya