kabartuban.com – Tak perlu menunggu libur panjang untuk mencari suasana baru. Bagi warga Tuban yang ingin menikmati malam di tepi pantai sekaligus berburu panorama matahari terbenam, Pantai Panduri di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, bisa menjadi salah satu pilihan.
Berada di Dusun Awar-Awar, Pantai Panduri menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung yang ingin sekadar menikmati senja maupun menghabiskan waktu dengan camping. Lokasinya yang menghadap ke barat menjadi salah satu daya tarik karena pengunjung dapat menyaksikan matahari perlahan tenggelam.
Suasana tersebut juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pemburu foto dan konten. Langit sore dengan latar laut dapat menjadi momen yang pas untuk mengabadikan suasana, terutama menjelang matahari terbenam.
Tak hanya datang sore lalu pulang, pengunjung juga bisa bermalam di kawasan pantai. Pengelola menyediakan area camping dengan HTM camping Rp15 ribu. Bagi yang tidak membawa tenda, tersedia tenda berkapasitas hingga empat orang dengan tarif Rp50 ribu.
Menariknya, kebutuhan camping juga bisa disewa di lokasi. Pengunjung tidak harus membawa seluruh perlengkapan dari rumah. Sejumlah peralatan yang tersedia antara lain lampu tenda dan baterai, alas tikar, kompor Hi-Cook, kompor kembang, gas, kursi lipat portable, alat grill hingga tripod.
Tarif sewanya pun relatif terjangkau, yakni berkisar Rp10 ribu hingga Rp25 ribu, tergantung jenis perlengkapan yang digunakan.
Untuk menunjang kenyamanan pengunjung yang bermalam, kawasan camping dilengkapi sejumlah fasilitas seperti listrik, kamar mandi, penjaga malam, lampu gantung dan musala. Pengunjung juga dapat menyewa tempat untuk mendirikan satu tenda dengan tarif Rp10 ribu.
Citra, salah satu pengunjung, menilai Pantai Panduri cukup menarik untuk dijadikan lokasi camping karena suasananya nyaman dan biaya yang dikeluarkan relatif ramah di kantong.
“Bagus, Mas. Suasananya oke dan bersih, dan cocok dibuat bermalam bersama keluarga atupnun sahabat,”ujarnya.
Daya tarik Pantai Panduri kini tidak hanya berhenti pada kawasan pantainya. Pada Juli 2026, lokasi tersebut juga diresmikan sebagai destinasi wisata edukasi mangrove Jawa Timur dalam rangkaian Festival Mangrove Jawa Timur ke-10.
Dengan kombinasi pantai, sunset, dan camping, Pantai Panduri menawarkan pilihan rekreasi yang relatif sederhana. Pengunjung bisa datang menjelang sore untuk menikmati matahari terbenam, dilanjutkan dengan camping dan menghabiskan malam di kawasan pesisir.
Pantai Panduri dapat dijangkau menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Lokasinya juga berada tidak jauh dari kawasan wisata religi Makam Syekh Subakir.
Bagi warga Tuban yang ingin mencari tempat camping tanpa harus bepergian terlalu jauh, Pantai Panduri bisa menjadi alternatif untuk menghabiskan akhir pekan dengan suasana laut, api unggun, dan langit senja. (fah)
