Kukuhkan Pengurus DPC dan PAC, PKB Tuban Bidik 20 Kursi DPRD

kabartuban.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai memperkuat konsolidasi politik di Kabupaten Tuban. Setelah pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Tuban resmi dikukuhkan oleh Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur di Hotel Lynn, Sabtu (24/10/2026), partai tersebut langsung memasang target meningkatkan perolehan kursi di DPRD Tuban pada pemilu mendatang.

Pengukuhan tersebut tidak hanya dilakukan terhadap pengurus DPC, tetapi juga Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tuban. Para pengurus dipanggil satu per satu untuk maju dan mengucapkan ikrar pelantikan sebagai bagian dari pengesahan kepengurusan baru.

Kegiatan itu turut dihadiri sejumlah perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi kemasyarakatan keagamaan, serta perwakilan partai politik di Kabupaten Tuban.

Ketua DPC PKB Tuban, Anna Mu’awanah, dalam sambutannya mengajak seluruh kader untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, kepengurusan baru harus menjadi momentum membangun semangat dan memperkuat peran PKB di tengah masyarakat.

“Kita tingkatkan kolaborasi dengan semua elemen,” ujar mantan Bupati Bojonegoro tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdullah Muhdi, menilai pengukuhan pengurus DPC PKB Tuban menjadi momentum untuk membangun optimisme menghadapi kontestasi politik berikutnya. Ia mengingatkan bahwa PKB pernah meraih 16 kursi dan berharap capaian tersebut dapat kembali diraih, bahkan ditingkatkan menjadi 20 kursi.

Menurut Abdullah, upaya mencapai target tersebut harus dimulai sejak sekarang, tanpa menunggu mendekati tahun pemilu. Seluruh kader diminta segera bergerak dan memperkuat kerja politik di wilayah masing-masing.

“Jadi kami tekankan supaya kader mulai bergerak. Besok pemilunya, bukan 2029, tapi besok. Sehingga semuanya punya semangat untuk bisa optimistis, bukan hanya kembali 16 kursi, tapi meningkat hingga 20 kursi,” ungkapnya.

Sekretaris DPC PKB Tuban, Khozanah Hidayati, menyatakan bahwa konsolidasi internal partai telah berjalan. Sejumlah langkah mulai dilakukan, termasuk penguatan struktur organisasi, konsolidasi kader, hingga pelaksanaan musyawarah ranting. Selain itu, Lembaga Saksi Pemenangan (LSP) PKB Tuban juga telah terbentuk.

“Jadi Lembaga Saksi Pemenangan (LSP) kami sudah ada,” katanya.

Khozanah optimistis kepengurusan baru dapat membawa energi positif untuk meningkatkan capaian politik PKB di Tuban. Selain membidik penambahan kursi legislatif, partainya juga memiliki ambisi meraih posisi Tuban satu atau kepala daerah dalam kontestasi mendatang.

Terkait sosok yang akan diusung sebagai calon bupati, Khozanah belum bersedia menyebutkan nama secara pasti. Ia menegaskan bahwa dinamika politik masih terus berkembang dan berbagai kemungkinan masih terbuka.

“Namanya politik kan dinamis ya, jadi semua bisa terjadi. Kita juga punya keinginan akan mendapatkan hasil maksimal termasuk bupati,” ujarnya.

Saat disinggung mengenai peluang Anna Mu’awanah untuk maju dalam kontestasi kepala daerah, Khozanah menyebut rekam jejak Anna selama memimpin Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu hal yang dapat dipertimbangkan.

Di sisi lain, Khozanah juga menanggapi beredarnya sejumlah flyer Anna Mu’awanah di media sosial. Ia menegaskan bahwa materi tersebut bukan berasal dari mesin politik resmi PKB Tuban. Meski demikian, pihaknya mengapresiasi apabila kemunculan materi tersebut merupakan bentuk dukungan masyarakat terhadap kader PKB.

Dengan pengukuhan pengurus DPC dan PAC serta penguatan mesin politik sejak dini, PKB Tuban berharap dapat meningkatkan perolehan kursi DPRD sekaligus memperbesar peluang memenangkan kontestasi kepala daerah pada periode mendatang. (meylia)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya