kabartuban.com – Meski banyak cibiran dan cercaan dari kelompok tertentu, terkait dengan aktifitas Gerakan Pemuda Ansor GP Ansor melalui Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang selalu membantu melakukan pengamanan pada tempat ibadah umat Kristiani pada saat Natal, hal tak membuat garda depan Nahdlatul Ulama (NU) tetap pada pendirian, yakni menjaga umat Kristiani saat menjalankan ibadah pada Natal seperti tahun ini.
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tuban, H Syafiq Syauqi, Lc mengatakan, tradisi tersebut akan terus dilaksanakan untuk membantu aparat kepolisian menjaga keamanan dan kedamaian pada saat Natal.
Oleh karenanya, untuk natal tahun 2017 ini GP Ansor Kabupaten Tuban menerjunkan 300 personil yang menjaga gereja di Wilayah Bumi Wali Tuban, 80 diantaranya di fokuskan di daerah Kecamatan Tuban.
“Sejak 24 sore sampai dengan 25 Desember, anggota kami telah kami turunkan ke gereja untuk menjaga saudara kita yang sedang merayakan natal.” Kata pria yang akrab di panggil Gus Syafiq ini, Senin (25/12/2017).
Gus Syafiq juga menyatakan, keikutsertaan GP Ansor dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru merupakan bentuk toleransi, saling menghargai dan saling melindungi di antara umat beragama di Bumi Wali. Ia juga menyebut, Bumi Wali Tuban adalah contoh keberagaman dan kebhinekaan di Indonesia.
“Menjaga dan mengamankan gereja tidak mengurangi sedikitpun kadar keimanan kita, bahkan memupuk persaudaraan dengan umat nasrani sebagai sesama anak bangsa. Semoga natal tahun ini membawa kedamaian dan kebahagiaan untuk semua umat,” terang menantu dari Bupati Tuban ini.
Sebelumnya, Unit Penjinak Bom (Jibom) Brimob Subden 3 Den C Pelopor Satbrimob Polda Jatim mensterilkan tiga gereja berkapasitas besar yang tersebar di wilayah Kabupaten Tuban. Deteksi dini mencegah teror itu bagian dari pengamanan Natal 2017.
“Kemarin, tiga gereja yang menjadi perhatian kami, karena daya tampung jemaatnya besar, dan tiga gereja itu steril,” kata Kabag Ops Polres Tuban, Kompol Dody Prianto (25/12/2017).
Pengamanan gereja ini menjadi satu paket dengan pengamanan perayaan Tahun Baru dalam kegiatan Ops Lilin 2017. Operasi itu serentak dilakukan Polri hingga 1 Januari 2018 mendatang.
“Selain gereja, kita juga fokus melakukan pengamanan di sejumlah titik rawan. Terutama, lokasi-lokasi tempat keramaian yang berada di pusat Kota Tuban,” pungkasnya. (Dur)
