kabartuban.com – Cuaca buruk yang terjadi beberapa hari terakhir membuat sebuah Kapal Cargo bernama Pelya yang digunakan untuk memuat hasil produksi semen terdampar di Pantai Utara Tuban turut Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Selasa (22/1/2019).
Kapal Cargo tersebut terdampar hingga di perairan Pantura tepatnya di tepi pantai Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu memang cuaca laut sedang buruk, angin berhembus kencang dan ombaknya besar.
“Ombaknya besar, kapal itu tiba-tiba terdampar, dan ABKnya masih nampak di atas semua,” terang Sunawi warga desa setempat.
Sementara itu, petugas KPLP Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan UPP Brondong Lamongan, Aris Mariyoko mengungkapkan kapal Cargo itu tiba di Tuban pada Rabu (16/1/2019) dalam kondisi kosong muatan.
Kemudian saat hendak memuat Semen Pack di pelabuhan, tiba-tiba kapal itu terseret ombak hingga sampai ke tepian pantai Desa Tasikharjo.
“Cuaca buruk menjadi penyebab kandasnya kapal, memang saat kejadian kecepatan angin mencapai 3 Knot,” pungkas Aris.
Senada juga di ungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono mengungkapkan puncak-puncaknya musim hujan pertengahan Januari hingga berakhir sekitar April 2019, hal ini menyebabkan angin puting beliung dan hujan deras yang menerjang wilayah Tuban. Sedangkan tinggi ombak bisa mencapai dua hingga tiga meter.
“Puncak musim hujan, saat ini kita rasakan, semoga wilayah Tuban, aman terkendali,” tambahnya. (Dur)
