kabartuban.com – Diduga tidak mampu menahan derasnya gerusan air hujan yang mengguyur kawasan Kecamatan Tambakboyo, beberapa hari terakhir, bekas tambang rakyat di Desa Cokrowati, longsor menimpa jalan dibawahnya. Akibatnya, akses jalan sempat tertutup oleh material tambang yang longsor dan haya dapat dilalui kendaraan roda dua.
Camat Tambakboyo, Didik Purwanto saat dikonfirmasi mengatakan, longsor tidak terlalu parah, hanya sedikit yang mengakibatkan jalan sempat tertutup material longsoran. Adapun kawasan yang longsor merupakan bekas tambang pasir, yang sudah lama tidak difungsikan.
“Ambrol sedikit, akibat curah hujan cukup tinggi beberapa hari terakhir, “ kata Camat Didik.
Menurut Didik, kejadian tersebut sudah dilaporkan kepihak berwenang dalam hal ini BPBD Tuban, yang langsung datang kelokasi, disamping itu, material longsor juga sudah dibersihkan dari atas jalan, oleh kepala desa, TNI dan Polri, warga sekitar, UPTD Pertanian dan UPTD PU Tambakboyo.
“Sudah dapat kita tangani dengan gotong royong bersama masyarakat dan beberapa pihak yang terlibat tadi,” terang Didik.
Sementara itu warga Tambakboyo, Yuhri mengatakan, jika lokasi yang tepat disampingnya jalan penghubung Desa Cokrowati dan Tegalboro, Kecamatan Bancar tersebut sudah lama ditinggalkan penambang, namun cara menambang yang kurang tepat membuat bahan tambang tidak kuat hingga akhirnya longsor saat tergerus hujan.
“Saya sering lewat situ, memang itu bekas tambang, mungkin longsor karena sudah tidak kuat. Sepertinya material yang longsor sudah menggantung di lokasi itu” katanya. (Luk)
