Ditinggal ke Sawah, Tungku Kayu Picu Kebakaran Di Semanding

kabartuban.com – Niat memasak air sebelum berangkat ke sawah justru berujung petaka. Sebuah dapur sekaligus kandang sapi milik warga di Dusun Krajan RT 01 RW 10, Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, terbakar pada Senin (31/8/2026) pagi.

Kebakaran tersebut diduga dipicu tungku kayu yang masih menyala saat ditinggalkan pemiliknya, Djais, untuk pergi ke sawah.

Peristiwa bermula ketika Djais memasak air menggunakan tungku berbahan bakar kayu. Diduga karena terburu-buru, ia meninggalkan rumah tanpa memastikan api benar-benar padam.

Tak lama berselang, api dari tungku merembet ke tumpukan kayu bakar di sekitar dapur. Kobaran api kemudian membesar dan menjalar ke bangunan dapur yang sekaligus difungsikan sebagai kandang sapi.

Kobaran api sempat mengancam bangunan rumah utama dan dua ekor sapi milik korban. Beruntung, laporan kebakaran segera diterima petugas pemadam kebakaran sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, Sutaji, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 09.59 WIB.

“mendapatkan laporan itu, Petugas langsung bergerak menuju tempat kejadian kebakaran. Kami mengerahkan dua unit armada fire truck dari Pos Damkar Mako,” ujar Sutaji.

Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman. Kobaran api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat. Setelah api utama dipastikan padam, petugas melanjutkan proses pembasahan untuk mencegah munculnya bara yang dapat memicu kebakaran kembali.

“pasca api pokok padam, anggota melanjutkan proses pembasahan hingga pukul 10.57 WIB untuk memastikan tidak ada sisa kobaran api atau bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, dapur dan kandang sapi berukuran sekitar 6×10 meter hangus terbakar. Bangunan tersebut merupakan bagian dari keseluruhan bangunan berukuran 12×15 meter.

Kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta. Namun, kesigapan petugas membuat kerugian lebih besar berhasil dihindari.

Sedikitnya aset senilai Rp300 juta berhasil diselamatkan, termasuk bangunan rumah utama beserta isinya dan dua ekor sapi milik korban.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Sutaji mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele api dari tungku maupun aktivitas memasak di dapur. Ia meminta warga memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah, terlebih ketika hendak bepergian dalam waktu lama. (fah)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya