Harga Beras Tuban Ikut Merangkak Naik

691

siskaperbapokabartuban.com – Kenaikan harga dan kelangkaan beras secara nasional juga terjadi di Tuban. Sejumlah pedagang mengaku harga beras di Tuban merangkak naik hingga mencapai 10.500 rupiah, selasa (24/2/2015).

Berdasarkan sejumlah informasi yang dihimpun wartawan media ini,  kenaikan harga dipicu kurangnya pasokan beras ke pasar, akibat menurunnya produktifias beras di tingkat petani.

Menurut data yang dirilis Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban, beras IR 64 berada pada kisaran harga 8.433 rupiah, beras mentik 9.500 rupiah, dan beras bengawan juga pada kisaran 9.500 rupiah per kilo gram. Dari kisaran harga tersebut, tercatat di lapangan harga mencapai 10.500 rupiah per kilo gram.

Seorang pedagang di pasar baru Tuban, Masrin mengatakan, “Harga beras memang naik mas, kenaikan sampai 1000 rupiah. Jika sebelumnya 8.500 rupiah, sekarang saya bisa jual sampai 9.500 rupiah. Bahkan kabarnya ada yang sampai 10 ribuan,” ucapnya.

Masrin juga menambahkan, “Jadi mahal, iya. Tapi sepertinya stok aman. Berkurang sih wajar mas, tapi kalau di Tuban gak sampai langka lah,” imbuhnya.

Sementara itu, sejumlah daerah di Tuban telah memasuki masa panen. Kendati banyak yang mengaku gagal panen akibat banjir bandang dan serangan hama wereng,  sebagian petani di Tuban mengaku hasil panen mereka masih cukup lumayan.

“Banyak yang gak panen karena genangan air hujan yang merusak tanaman padi. Sebagian juga dihajar hama wereng. Tapi saya masih panen cukup dan alhamdulillah mas,” ungkap Sukiran warga Desa Sumberjo Kecamatan Merakurak Tuban.

Lebih lanjut Sukiran menambahkan, “Kalau dihitung – hitung sebetulnya hasil panen gak jauh beda dengan biasanya mas. Kalau soal harga naik turun itu saya pikir biasa,” ucapnya. (im)