Harga Beras Tuban Ikut Merangkak Naik

siskaperbapokabartuban.com – Kenaikan harga dan kelangkaan beras secara nasional juga terjadi di Tuban. Sejumlah pedagang mengaku harga beras di Tuban merangkak naik hingga mencapai 10.500 rupiah, selasa (24/2/2015).

Berdasarkan sejumlah informasi yang dihimpun wartawan media ini,  kenaikan harga dipicu kurangnya pasokan beras ke pasar, akibat menurunnya produktifias beras di tingkat petani.

Menurut data yang dirilis Dinas Perekonomian dan Pariwisata Kabupaten Tuban, beras IR 64 berada pada kisaran harga 8.433 rupiah, beras mentik 9.500 rupiah, dan beras bengawan juga pada kisaran 9.500 rupiah per kilo gram. Dari kisaran harga tersebut, tercatat di lapangan harga mencapai 10.500 rupiah per kilo gram.

Seorang pedagang di pasar baru Tuban, Masrin mengatakan, “Harga beras memang naik mas, kenaikan sampai 1000 rupiah. Jika sebelumnya 8.500 rupiah, sekarang saya bisa jual sampai 9.500 rupiah. Bahkan kabarnya ada yang sampai 10 ribuan,” ucapnya.

Masrin juga menambahkan, “Jadi mahal, iya. Tapi sepertinya stok aman. Berkurang sih wajar mas, tapi kalau di Tuban gak sampai langka lah,” imbuhnya.

Sementara itu, sejumlah daerah di Tuban telah memasuki masa panen. Kendati banyak yang mengaku gagal panen akibat banjir bandang dan serangan hama wereng,  sebagian petani di Tuban mengaku hasil panen mereka masih cukup lumayan.

“Banyak yang gak panen karena genangan air hujan yang merusak tanaman padi. Sebagian juga dihajar hama wereng. Tapi saya masih panen cukup dan alhamdulillah mas,” ungkap Sukiran warga Desa Sumberjo Kecamatan Merakurak Tuban.

Lebih lanjut Sukiran menambahkan, “Kalau dihitung – hitung sebetulnya hasil panen gak jauh beda dengan biasanya mas. Kalau soal harga naik turun itu saya pikir biasa,” ucapnya. (im)

Populer Minggu Ini

Ekspansi ke AS di Depan Mata, Laba Solusi Bangun Indonesia Melonjak Dua Kali Lipat

kabartuban.com - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk membuka tahun...

Wanita Diduga Edarkan Uang Palsu di Pasar Wage Grabagan, Diamankan Warga

kabartuban.com - Seorang perempuan berinisial M (50), warga Kecamatan...

Giant Sea Wall Dipertanyakan, Nelayan Khawatir Kehilangan Lautnya

kabartuban.com - Rencana pembangunan Giant Sea Wall sebagai bagian...

Pemutakhiran Barcode Biosolar Dinilai Tepat Sasaran, Pakar Dukung Langkah Pertamina

kabartuban.com - Pemutakhiran data barcode untuk pembelian Biosolar dinilai...

DPRD Tuban Soroti Limbah Cucian Kuarsa di Jenu, Sungai Dangkal, Petani–Nelayan Tercekik

kabartuban.com - Gelombang keluhan warga Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban,...

Artikel Terkait