Kabartuban.com- Hingga menjelang tutup tahun 2016, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tuban, belum mencapai target, dari target yang ditetapkan sebesar Rp 338.225.312.035,11; dan Saat ini yang sudah terealisasi atau masuk kas daerah daerah sebesar 336.156.886.145,84; atau baru 99,39 persen.
“Realisasi masih kurang, belum memenuhi target, hingga Nopember masih 99,39 peren,” kata Teguh Setyo Budi, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Media (Humas Media) Pemkab Tuban (21/12).
Teguh juga menjelaskan, belum tercapainya target yang ditetapkan pemerintah ini, dikarenakan masih ada sumber pendapatan yang masih belum masuk, atau belum terpenuhi. “Memang ada yang belum terpenuhi dari beberapa sumber PAD,” kata Teguh.
Tahun ini pemerintah menargetkan penerimaan PAD lebih besar yakni 7,67 persen dibanding tahun 2015, dengan penerimaan paling besar dari sector pajak penerangan jalan mencapai Rp71.400.000.000 dan sudah realisasi sampai nopember Rp67.458.882.412. atau 94,48 persen.
“Masukan terbesar masih dari pajak penerangan jalan, yang hingga Nopember ini sudah realisasi 67 milyar, atau 94 persen dari target,” terang Teguh.
Meski masih belum realisasi hingga 100 persen, Pemerintah Kabupaten optimis, akan melampaui target penerimaan PAD pada akhir tahun anggaran 2016 ini. “Optimis, mudah-mudahan realisasi atau melampaui target, ini Desember juga belum masuk,” pungkas Tegug. (Lk)
