kabartuban.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengakhiri kunjungan dinasnya di Tuban dengan bertemu Habib Husein Ba’agil di kediamannya, setelah sejak pagi mengunjungi PT SBI dan Pasar Glondonggede, Tambakboyo.
Pertemuan ini berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan. Habib Husain menegaskan bahwa hubungan mereka lebih dari sekadar pejabat dan tokoh masyarakat.
“Saya anggap beliau keluarga saya. Hubungan kami seperti saudara kandung. Karena kami memang dekat dengan Pak Jokowi, saya juga dianggap anak oleh beliau. Mas Gibran seperti adik kandung saya,” ujarnya.
Meski kedekatan terasa, Habib Husein menegaskan bahwa pertemuan itu bersifat santai. “Yang dibicarakan hanya haha hihi saja,” katanya.
Terkait kemungkinan kunjungan Presiden Joko Widodo, Habib Husain optimis “insyaallah beliau akan datang. Beliau datang sebagai ayah saya, sebagai kepala keluarga,” tambahnya.
Sebagai tanda penghormatan dan oleh-oleh, beberapa buku karangan Habib Husain diberikan kepada Gibran, di antaranya Panji Merah Putih, Pribumi Dalam Islam, Agama Itu Akhlak, serta buku khusus mengenai perjalanan hidup dan kepemimpinan Presiden Jokowi.
Selain itu, Habib Husain menyampaikan pesan spiritual yang menjadi inti pertemuan. “Salat lima waktu jangan ditinggalkan. Kalau tidak sempat tahajud, jangan lupa banyak selawat dan zikir. Ini pesan sebagaimana ajaran Rasulullah,” ujarnya.
Gibran juga meninggalkan kesan positif terhadap Tuban. “Beliau melihat Tuban ini kotanya bersih,” ungkap Habib Husein. Pertemuan tersebut turut dihadiri Bupati Tuban, menambah kesan kekeluargaan dan hangat dalam agenda tersebut.
Dengan suasana santai, pesan spiritual yang kuat, dan kesan positif terhadap kota Tuban, pertemuan ini menegaskan bahwa hubungan antara pejabat dan tokoh masyarakat bisa terjalin melalui nilai kekeluargaan dan kebersamaan. (fah)
