Menkes Rencana Terapkan Booster Covid-19 Setengah Dosis

8
Foto ilustrasi

kabartuban.comMenteri  Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengatakan Indonesia berencana untuk menerapkan setengah dosis (half dose) untuk suntikan ketiga vaksinasi atau booster Covid-19.

Rencana itu muncul menyusul izin penerapan setengah dosis yang dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), Selasa (04/01/2022).

Nantinya suntikan setengah dosisi berlaku untuk vaksin Moderna dan Pfizer. Sebab, kedua merekvaksin itu diyakini mengandung dosis yang lebih keras. “CDC dan FDA Amerika Serikat mengeluarkan kebijakan Moderna boosternya ‘half dose’ karena memang dia ada isu kerasnya Moderna atau efek KIPI-nya,” ucap Budi di Youtube Sekertariat Presiden.

Dia juga turut mengatakan bahwa saat ini Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) sedang melakukan riset terkait hal tersebut. “Mudah-mudahan bisa selesai di tanggal 10 Januari,” imbuhya.

Menteri Kesehatan tersebut juga menyebut, jika hasil ITAGI menunjukkan kemanjuran setengah dosis dan dosis utuh tak ada bedanya , maka Indonesia akan menerapkan setengah dosis. Terlebih, dengan begitu, Indonesia bisa mengamankan target booster dengan stok vaksinasi yang tersedia.

Ia menyebutkan jika Indonesia membutuhkan 230 juta dosis untuk booster. Namun, sampai saat ini, Indonesia baru mengantongi sekitar 113 juta dosis.

“Tapi ini masih dalam diskusi nanti hasilnya akan keluar setelah laporan dari tim profesor dari ITAGI menyampaikan hasilnya 10 Januari,” ujarnya.

Sebelum itu, penyuntikan dosis ketiga atau booster akan dimulai 12 Januari sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.”Update program vaksinasi booster sudah diputuskan oleh Bapak Presiden akan jalan 12 Januari,”katanya.

Nantinya, akan ada 244 kabupaten / kota yang bisa melaksanakan vaksin corona (Covid-19) dosis ketiga atau booster ke masyarakat umum karena sudah memenuhi kriteria.

Untuk diketahui, hingga saat ini belum ada konfirmasi dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban terkait pemberian booster Covid-19 untuk masyarakat Kabupaten Tuban. (hin/dil)