Persipkan Kader NU Militan, GP Ansor Bimbing 65 Siswa Masuk SBMPTN

468

Pembukaan Sanlat ANOSR (20)kabartuban.com – Dari 100 lebih siswa-siswi tingkat SLTA di kabupaten Tuban yang mengikuti Try Out PC GP Ansor Kabupaten Tuban di Kantor PC NU Tuban sebelumnya, akhirnya terdapat 65 siswa yang dinyatakan lolos dan akan mendapat bimbingan secara khusus selama satu bulan penuh dalam pesantren kilat (Sanlat) agar bisa masuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014.

Seperti yang disampikan oleh Ketua Umum PC GP Ansor Kabupaten Tuban. H. Syafiq Syauqi, Lc dalam sambutanya (11/5), Sanlat-SBMPTN 2014 adalah bagian dari kepedulian Badan Otonom (Banom) kepemudaan NU pada dunia pendidikan untuk mempersiapkan kader-kader militan masuk dalam Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“Ini tahun ke empat Ansor Tuban mengadakan Sanlat-SBMPTN, alhamdulillah pada tahun 2013, dari 60 siswa yang kami latih, terdapat 31 siswa yang lolos ke PTN, kami berharap tahun ini kalau bisa semua bisa masuk, tentunya harus dengan belajar yang sunguh-sunguh dan jalan lupa puasa,” Pesan ketua PC GP Ansor Tuban dalam sambutanya di Kantor PC NU Tuban.

Lebih lanjut diterangkan, ketua PC GP Ansor yang juga menantu dari Bupati Tuban H. Fathul Huda kalau selama satu bulan dari 65 siswa yang mengikuti Sanlat-SBMPTN 2014 tidak dipungut biaya sama sekali, karena peserta yang diambil dan lolos seleksi ini adalah mereka dari keluarga kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi setelah lulus SLTA atau sederajar.

“Kenapa Ansor dan NU mengadakan bimbingan seperti ini..? Karena jangka panjang NU akan mempersiapkan kader-kader militan yang mumpuni dalam bidang-nya selain karena tuntutan waktu yang harus seperti ini,” Syafiq Syauqi.

Di tempat yang sama, Jamal Ghofir, S. Sos.I, MA, Manager Sanlat- SBMPTN GP Ansor Tuban menjelaskan, dari siswa-siswi yang lolos tes nantinya akan dibimbing oleh tenaga profesional di internal PC GP Ansor Tuban yang selama ini sudah melakukan bimbingan pada peserta Sanlat.

“Mereka ini akan kita bimbing selama satu bulan full di sebuah pesantren, dengan pembimbing yang profesional, alamuni Sanlat tahun sebelumnya yang saat ini kuliah disejumlah perguruan tinggi negeri juga akan kita datangkan untuk membantu kami serta berbagi tips dan pengalaman,” Kata Jamal di Kantor PC NU. (hud/im)