Prostitusi Pasar Sapi Terendus di Jatirogo

gadissapi
foto ilustrasi / internet

kabartuban.com – Setelah ditutupnya dua area prostitusi di Tuban, Nggandul dan Ndasin, aktifitas prostitusi di Tuban semakin bergerak liar dan tidak terbaca. Kini masyarakat Tuban kembali resah dengan munculnya dugaan area prostitusi baru di Kecamatan Jatirogo Tuban.

Berdasarkan informasi yang diterima wartawan media ini, sejumlah masyarakat menjadi resah dengan kabar adanya praktek prostitusi terselubung di pasar hewan Kecamatan jatirogo, Tuban.

Dari penelusuran kabartuban.com menyebutkan, setiap malam jum’at pasar hewan tersebut dijadikan mangkal sejumlah perempuan yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK). Setelah melakukan pantauan dalam 3 kali malam jum’at, kabartuban.com menemukan sejumlah perempuan yang diduga PSK sedang mangkal di sebelah timur pasar hewan.

Sejumlah warga menduga, para perempuan tersebut kerap melayani para pengusaha sapi yang akan melakukan jual beli sapi pada jum’at siangnya. Sedangkan, asal muasal perempuan diduga PSK tersebut kebanyakan dari daerah Jawa Tengah.

“Setiap malam jum’at mereka (perempuan diduga PSK) pada mangkal di sebelah timur pasar hewan,” ungkap Tomo (32) warga asal Kecamatan Jatirogo saat ditemui dekat lokasi, Kamis (22/10/2015)

Menurutnya, para perempuan ‘nakal’ tersebut melayani pria hidung belang itu di tanah lapang, seperti ladang dan sawah yang tidak jauh dari lokasi pasar hewan Jatirogo. Bahkan, warung yang berada di sekitar pasar juga diduga melayani praktek esek-esek.

“Warga sering ngobraki (merazia) setiap malam pasaran hewan, tapi mereka (PSK) tetap saja kembali. Ini harus ada tindakan tegas dari pemerintah agar bumi wali bersih dari prostitusi,”terangnya.

Menurutnya, hal ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi Satuan Polisi Pamong Praja, supaya Bumi Wali ini bebas dari prostitusi.

Sementara itu, Ketua Majlis Wakil Cabang (WCN) NU Kecamatan Jatirogo, H. Muhammad Najib ketika dikonfirmasi mengenai tempat prostitusi tersebut, membenarkan jika pasar hewan yang berada di Jatirogo kerap dijadikan mangkal para PSK.

Kendati demikian, masyarakat tidak hanya tinggal diam dan sering melakukan razia. Namun upaya warga belum membuahkan hasil, sehingga sampai saat ini masih ada para PSK yang mangkal.

“Padahal sering diobraki sama warga, tapi ya para PSK itu tidak kapok, dan nekat terus datang ke pasar hewan itu. Semoga ini juga ada sikap tegas dari pemerintah setempat,” pinta alumnus Pon Pes Al-Anwar Sarang ini. (su/im)

Populer Minggu Ini

Aliansi Masyarakat Geruduk Mapolres Tuban, Desak Usut Tuntas Dugaan Perusakan Situs Sunan Bonang

kabartuban.com - Kasus dugaan perusakan situs makam Sunan Bonang...

Polres Tuban Buka Kembali Kasus Dugaan Pembongkaran Nisan Makam Sunan Bonang

kabartuban.com - Riuh polemik di kawasan Makam Sunan Bonang,...

Polri Bangun 1.376 SPPG untuk Dukung Program MBG dan Serap 68 Ribu Tenaga Kerja

kabartuban.com - Komitmen Polri dalam mendukung program Makan Bergizi...

Panen Raya Jagung di Tuban, Prabowo Tegaskan Pangan Penentu Kekuatan Negara

kabartuban.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa...

Sulit Dievakuasi, Bangkai MT Abigail W Menjelma Ikon Baru Pantai Panduri Tuban

kabartuban.com - Kapal tanker MT Abigail W yang kandas...

Artikel Terkait