Pulang Dari RS, Warga Palang Dijambret

342

jambretkabartuban.com –  Nurani (50),  Warga Desa Ketambul,  Kecamatan Palang, harus mendapatkan perawatan di rumah sakit, setelah sebelumnya menjadi korban penjambretan, di jalan Wahidin Sudirohusodo Tuban, Senin (5/5/14).

Dari informasi yang dihimpun kabartuban.com, korban membonceng Nurul Latifah (23), yakni anak korban, saat akan pulang setelah membesuk tetangga yang sedang opname di RSUD Dr. R. Koesma Tuban. Di tengah perjalanan, dua orang tidak dikenal tiba-tiba memepet korban dan berusaha menarik tas korban. Merasa aksinya tidak berhasil, orang tidak dikenal tersebut mendorong korban hingga jatuh.

“Saya tidak tau persis, soalnya penerangan jalan di sini tertutup dedaunan, jadi terlihat gelap. Namun yang jelas, awalnya saya mengira mereka mau beli tahu lontong, karena di depan ada yang jualan. Mereka beriring-iringan, dan tiba-tiba saya dengar suara orang minta tolong. Waktu saya lihat, ternyata ada orang jatuh,” ucap salah seorang warga yang melintas, Masripan (69).

Sementara itu, Nurul Latifah, anak korban mengatakan “Ibu saya bonceng, kami dari rumah sakit, habis jenguk tetangga. Waktu itu kami berdua mau pulang, tiba-tiba ada sinar lampu yang terang dari arah belakang. Selang beberapa menit, lampu itu tidak ada, saya pikir sudah belok,” katanya.

Lebih lanjut Nurul mengatakan, “Saya kaget karena ada orang yang mendahului dari kiri serta lampu motornya mati, dan berusaha menarik tas yang dibawa ibu saya. Tapi ibu saya tetap mempertahankan tas yang dibawa. Saat ibu berteriak minta tolong, penjambret tersebut langsung mendorong ibu saya hingga jatuh. Sedangankan saya tetap di atas motor yang saya kendarai,” ungkapnya.

Menurut Nurul, setelah tidak berhasil menjambret ibunya, kedua penjambret yang mengendarai motor itu langsung lari.

Selanjutnya, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, korban dilarikan ke-RSUD Dr. R. Koesma Tuban, karena mengalami luka di bagian pelipis kanannya, serta luka di bagian kaki kanan. (ipul/im)