kabartuban.com – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Gaji, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, menjadi sorotan. Di tengah kebutuhan layanan medis yang seharusnya tersedia setiap hari, fasilitas kesehatan tingkat pertama itu justru beroperasi tanpa dokter penanggung jawab.
Kondisi ini dikeluhkan warga yang datang berobat namun tidak bisa berkonsultasi langsung dengan tenaga medis yang berkompeten. Yono, salah satu warga, mengaku kecewa saat mendatangi puskesmas tersebut pada Selasa (29/4/2026). Ia berharap dapat mengetahui penyakit yang dideritanya melalui pemeriksaan dokter.
“Saya ke sana tidak ketemu dokter, hanya ditangani mantri. Memang diberi obat, tapi saya ragu apakah penanganannya sudah tepat,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Wati, warga lainnya, yang ingin memeriksakan kondisi anaknya. Ia mengaku tidak mendapatkan kesempatan berkonsultasi dengan dokter.
“Di sini hanya ditangani mantri, padahal saya ingin tanya langsung ke dokter soal penyakit anak saya,” keluhnya.
Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban, Atiek Supartiningsih membenarkan bahwa saat ini Puskesmas Gaji belum memiliki dokter. Kekosongan itu terjadi karena dokter sebelumnya sedang menempuh pendidikan.
Sebagai solusi sementara, layanan kesehatan di puskesmas tersebut dibantu oleh tenaga medis, serta dukungan dokter umum dari Puskesmas Kerek jika dibutuhkan.
“Dokternya masih sekolah. Untuk perekrutan, kami masih menunggu Peraturan Bupati terkait BLUD,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses rekrutmen tenaga kesehatan sebenarnya sedang berjalan, namun masih terkendala regulasi yang belum rampung. Sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan, setiap puskesmas idealnya memiliki dua dokter.
“Saat ini masih dalam proses, tinggal penandatanganan. Jika regulasi sudah selesai, rekrutmen akan segera dilakukan,” tambahnya.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait kesiapan pemerintah daerah dalam menjamin layanan kesehatan yang memadai. Terlebih, keberadaan dokter di puskesmas menjadi aspek krusial dalam memberikan diagnosis dan penanganan yang tepat bagi pasien. (fah)
