Rekonstruksi Pembunuhan Bocah SD Terpaksa Dipindah

409

zaekabartuban.com – Rekonstruksi kasus pencurian disertai pembunuhan terhadap Muhammad Subkhan (8), warga Desa Lerankulon Kecamatan Palang, terpaksa dipindahkan oleh petugas kepolisian Polres Tuban di Dusun Jabung, Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu. Jum’at (06/03/2015)

Dipindahnya tempat rekonstruksi dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) Desa Leran Kulon Kecamatan Palang, di Dusun Jabung Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu tersebut, sebagai bentuk antisipasi petugas kepolisian akan timbulnya kericuan dan mengingat psikologis keluarga korban, serta demi keamanan M.Zainal (32), Tersangka pembunuhan

“Rekonstruksi ini guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, dan sengaja tidak kita gelar rekonstruksi di TKP, mengingat keamanan dan psikologis dari keluarga korban” terang Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Suharyono.

Lebih lanjut Kasat Reskrim Polres Tuban, menyampaikan, rekonstruksi yang turut menghadirkan tersangka pencurian dan pembunuhan terhadap bocah kelas 2 SD, yang tidak lain masih paman korban sendiri.

Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka M.Zainal, memperagakan 33 adegan, mulai tersangka membobol pintu samping rumah, mengambil kunci kandang yang ada diatas TV, mencuri dua ekor ayam, sampai tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban

“Sebanyak 33 adegan yang diperagakan oleh tersangka, dalam rekonstruksi kali ini, mulai tersangka menjebol pintu, mencuri dua ekor ayam, sampai tersangka melakukan pemukulan terhadap korban, dengan menggunakan sebilah kayu, hingga mengakibatkan korban tewas ditempat”

Dari pantauan kabartuban.com selain dirumah salah satu warga, di Desa Sugihwaras, rekonstruksi juga dilaksanakan di jalan letda Sutjipto Tuban.

“Rekonstruksi selain kita gelar di rumah salah satu warga, ada dua adegan lain yang kita laksanakan dijalan, yakni adegan tersangka menjual ayam hasil pencurian serta saat tersangka membuang barang bukti”

Dalam kasus tersebut, tersangka pencurian yang disertai dengan tindak kekerasan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, akan dikenakan pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara hingga 20 tahun. (Pul)