Safari Maghrib, Kapolres Ajak Ulama dan Masyarakat Jaga Kamtibmas

kabartuban.com –  Untuk menjaga situasi kamtibmas diwilayah hukum Polres Tuban, kapolres AKB Sutrino HR kerap terjun langsung ke masyarakat melalui berbagai program, mulai sepedah kamtibmas, cangkrukan kamtibmas, Jumat barokah, hingga yang terbaru adalah safari Maghrib, yang dilaksanakan kapolres bersama sejumlah perwira Polres Tuban, dengan mengikuti sholat maghrib berjamaah di masjid-masjid yang ada di Kabupaten Tuban.

Safari Kapolres Tuban bersama sejumlah pejabat Polres Tuban itu dilaksanakan di masjid Mudhor, jalan Pemuda Tuban. Dilokasi kapolres bertemu dengan sejumlah ulama dan tokoh agama termasuk Habib Alwi bin Ahmad.

“Kami sudah melaksanakan program Jumat barokah dan Jumat bersih, kemudian kami mencanangkan program baru yaitu Safari Sholat Maghrib, tujuan semua program tersebut untuk menghilangkan jarak antara polisi dengan masyarakat sehingga segala permasalahan dapat diatasi,” Ujar Kapolres Tuban AKBP Sutrisno.

Kegiatan Kapolres Tuban diawali dengan sholat maghrib berjamaah, kemudian berdzikir bersama, kemudian menyampaikan himbauan kamtibmas. Hingga menjelang sholat Isya berjamaah.

Kapolres juga mengingatkan kepada masyarakat Tuban, bahwa tahun ini merupakan tahun politik, tahun politik biasanya diwarnai dengan perbedaan pendapat dan perbedaan dukungan, masyarakat harus bijak dalam menghadapinya.

“Maka kami harap masyarakat bijak dalam menghadapinya, salah satunya dengan bijak dalam bersosial media, jangan sampai kita menerima informasi mentah dan turut menyebarkan informasi yang tidak jelas kebenarannya,” kata Kapolres.

Sementara itu, Habib Alwi Bin Muhammad Assegaf, mengatakan, jalinan silaturahmi amat penting untuk menjaga kamtibmas, sekaligus menghindari gejolak yang mungkin terjadi ditengah masyarakat, karena kehadiran polisi yang cukup inten ditengah masyarakat.

“Menjalin komunikasi sangat bermanfaat sehingga tidak ada buruk sangka diantara masyarakat dengan Polri,” kata Habib Alwi.

Bahkan Habib juga meminta kepada masyarakat tidak mudah terpengaruh terhadap fitnah dan informasi dimedia sosial. Kata dia, ada baiknya mencari kebenaran terhadap informasi sebelum memberikan tanggapan.

“Kami mendukung upaya Polres Tuban dalam meredam gejolak di masyarakat saat ini, kami himbau jamaah agar Tabayyun minta kejelasan terlebih dahulu apabila menerima berita di media sosial,” katanya. (Luk)

Populer Minggu Ini

Upaya Pencurian Kimsin Dewa Kwan Kong di Klenteng Kwan Sing Bio Digagalkan Pengelola

kabartuban.com - Aksi pengambilan patung suci (kimsin) Dewa Kwan...

Polres Tuban Berikan Bantuan Usaha Hingga Akses Pengobatan untuk Warga Disabilitas

kabartuban.com – Kepedulian terhadap kelompok rentan kembali ditunjukkan jajaran...

Sidak DPRD–Diskopumdag Temukan MinyaKita Dijual Tak Sesuai Aturan

kabartuban.com - Temuan mengejutkan muncul dalam inspeksi mendadak (sidak)...

Swadaya Warga Jadi “Alarm Keras”, Akademisi Unirow Sentil Arah Pembangunan Tuban

kabartuban.com - Fenomena warga yang turun tangan memperbaiki jalan...

Jalan Widang–Rengel Rusak Parah, Lubang Menganga Jadi Ancaman Nyata Pengendara

kabartuban.com - Jalan penghubung Kecamatan Widang menuju Kecamatan Rengel...

Artikel Terkait