kabartuban.com – Ratusan abang becak yang biasa mangkal di sekitar alun-alun Tuban, menyambut kedatangan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, yang dijadwalkan akan melaksanakan sholat Jumat di Masjid Agung Tuban, setelah melaksanakan panen raya jagung di kawasan perhutani, Desa Ngimbang, Kacamatan Palang, Tuban.
Sedikitnya 300 abang becak berjajar dan dibariskan oleh petugas di Jalan Panglima Sudirman yang merupakan jalur akan dileweati rombongan Presiden menuju Masjid Agung Tuban yang juga sudah disiapkan petugas keamanan disekitar Masjid dan Alun alun.
Salah satu abang becak yang ikut menyambut kedatangan presiden Joko Widodo, Tariman, mengaku ingin melihat secara langsung Presiden Indoneaia yang selama ini hanya bisa dilihat melalui siaran televisi.
“Pengen lihat langsung pak Presiden mas,” kata Tariman.
Tariman berharap saat lewat jalur penyambutan, Presiden berkenan turun untuk menyapa mereka yang menunggu sejak pagi. Jika memang turun Tariman ingin bersalaman dengan orang nomor satu di tanah air ini, yang dia pilih saat pemilihan presiden 2014 lalu.
“Semoga nanti turun mas, untuk bertemu rakyatnya, nanti saya mau salaman sama pak Jokowi,” terang Tarimin polos.
Ditanya apa yang akan dia sampaikan kepada presiden jika memang turun untuk menyapa mereka,?. Abang becak asal Kecamatan Merakurak itu ingin meminta kepada Presiden agar menjaga stabilitas harga dan menurunkan harga bahan pojok utamanya beras, agar tukang becak yang penghasilanya tidak menentu itu bisa beli beras dan kebutuhan pokok sehari hari.
“Saya mau minta pak Jokowi harga harga kebutuhan turun,” kata abang becak ini.
Senada dengan Tarimin, abang becak lain Anang, warga Kutorejo Tuban mengatakan, dirinya sangat ingin bersalaman dan bertemu Presiden.
“Seneng mas mau di datangi Presiden, jarang ada mas gak pasti setahun,” kata Anang. (Luk)
