Sendang Brubulan, Jejak Pertarungan Sunan Bonang

kabartuban.com – Menjelajah alam Kabupaten Tuban, kita akan banyak menemukan keajaiban dan keindahan alam yang mungkin belum banyak diketahui masyarakat luar. Di salah satu Desa di wilayah Kecamatan Soko, terdapat satu sendang (mata air) yang diyakini oleh masyarakat setempat merupakan petilasan dari Wali Agung Kanjeng Sunan Bonang. Masyarakat setempat menyebutnya Sendang Brubulan.

Salah satu warga Desa Wadung, Mat Nurul mengisahkan, pada jaman dulu Sunan Bonang pernah terlibat pertarungan sengit dengan seorang pendekar Hindu yang bernama Bajak Nilo. Pertarungan yang bermula di wilayah pesisir pantura Tuban tersebut, berlangsung cukup lama hingga bergeser ke selatan. Akibat saling adu kesaktian yang cukup luar biasa, pertarungan pun terus terjadi sampai di daerah Desa Wadung tersebut.

Di tengah pertarungan, Sunan Bonang berhenti sejenak untuk menunaikan sholat maghrib. Karena berada di tengah hutan dan tidak ada air, kemudian Sunan Bonang menancapkan tongkatnya ke tanah dan keluarlah air dengan tiba – tiba (brubul :jawa) dengan sangat deras. Setelah Sunan Bonang mendapatkan air wudlu, Sunan Bonang pun melakukan sholat tidak jauh dari sendang. Tempat yang diyakini pernah dipakai sholat untuk Sunan Bonang tersebut juga sampai saat ini dikenang masyarakat.

Konon, kisah pertarungan Sunan Bonang dengan Bajak Nilo berlangsung cukup lama dan terus bergeser tempat. Diantaranya juga bergeser ke wilayah Tambakboyo dan menjadi salah satu kisah melatarbelakangi nama Kecamatan Tambakboyo.

Kepada kabartuban, Mad Nurul juga mengatakan bahwa tempat tersebut pernah dilirik untuk dijadikan sebagai salah satu tempat wisata perkemahan. Namun karena terbatasnya lokasi lapang, maka hingga saat ini area sendang Brubul masih alami tanpa tersentuh konsep wisata modern.

Pohon – pohon tinggi dan besar tampak berdiri tegak di sekitar lokasi Sendang Brubulan. Masyarakat setempat meyakini, jika ada yang berani menebang pohon di area Sendang Brubulan akan mengakibatkan bencana dan memakan korban.

Dalam perjalanan menuju dan pulang dari Sendang Brubulan, tim media dimanjakan dengan pemandangan alam yang cukup luar biasa. Pesona alam pegunungan dan persawahan tidak kalah dengan keelokan alam Batu, Malang, bahkan pulau Dewata.

Berdasarkan penelusuran wartawan media ini, potensi wisata alam yang cukup tinggi di Kabupaten Tuban tidak diimbangi dengan keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk menggarap sektor wisata di Tuban. (riz/im)  

Populer Minggu Ini

Jalur Pantura Tuban–Widang Tersendat, Kemacetan Diprediksi Berlangsung Sampai 11 Maret

kabartuban.com - Perbaikan ruas jalur nasional penghubung Kabupaten Tuban-Lamongan...

Tes Urine Dadakan Sasar Pejabat, Polres Tuban Kirim Pesan Keras Soal Narkoba

kabartuban.com - Suasana usai apel pagi di Mapolres Tuban,...

Kades Tingkis Janji Kembalikan Uang, Korban Terima Ganti Rugi Namun Dakwaan Tetap Dibantah

kabartuban.com - Persidangan perdana dugaan penggelapan yang menjerat Kepala...

Petani Kerek Mengeluh, DPRD Tuban, Desak Pembenahan Sistem Pupuk Subsidi

kabartuban.com - Sejumlah petani di Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban,...

Tanpa SLF, Hotel Lynn Tuban Terancam kena Sangsi

kabartuban.com - Operasional Hotel Lynn Tuban tengah menjadi sorotan...

Artikel Terkait