kabartuban.com – Sebanyak 1.009 jamaah haji asal Kabupaten Tuban dijadwalkan akan berangkat ke tanah suci akhir bulan ini. Seluruh jamaah asal Tuban masuk embarkasi Jawa Timur, yang terbagi dalam tiga kelompok terbang yakni kloter 42, 43 dan 44.
Sampai hari ini, berbagai tahapan sudah dilakukan oleh para calon jamaah haji guna mempersiapkan keberangkatannya mereka ke tanah suci, mulai dari manasik ditingkat kecamatan 6 kali dan 2 kali di ikuti secara massal se Kabupaten Tuban.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (PHU) Kementrian Agama (Kemenag) Tuban, Umi kulsum mengatakan, seluruh urusan adminstrasi dan kesiapan fisik para calon jamaah haji di Kabupaten Tuban sudah tuntas. Hanya saja kata Umi, calon jamaah dengan riwayat sakit harus tetap menjaga kondisi kesehatan agar tetap vit.
“Alhamdulilah tidak ada masalah, untuk CJH yang punya riwayat sakit, dijaga badannya, istirahat yang cukup” kata Umi.
Dia menambahkan, mayoritas calon jamaah haji di Kabupaten Tuban berusia antara 30 hingga 55 tahun, dengan demikian jamaah adalah usia produktif yang rata-rata memiliki kesehatan dan kondisi tubuh yang baik.
Sementara tahun ini, posisi makrab atau penginapan calon jamaah haji di Tuban patut disyukuri para jamaah, karena tidak terlalu jauh dari masjdil harom. Untuk kloter 42 bertempat di Masbah Jiin dan kloter 43 bertempat di Misfalah yang hanya berjarak 1,5 kilo, untuk kloter 44 roudloh berjarak 3 kilo meter dari Masjidil Harom, meskipun begitu pemerintah juga tetap menyediakan kendaraan bagi calon jamaah haji untuk berangkat.
“Tahun ini dapat lebih dekat, meskipun begitu pemerintah juga menyediakan transportasi bagi jamaah haji,” katanya.
Adapun sebelum berangkat, seluruh jamaah akan mengikuti praktek manasik ke dua yang bertempat di Graha Sandiya tanggal 17 juli 2018, praktik kedua tersebut sekaligus peraktik terkahir bagi calon jamaah haji sebelum berangkat ke Makkah. (Hon)
