kabartuban.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tuban, siap mendapatkan penilaian dari tim penilai Wahana Tata Nugraha Pusat. Berbagai persiapan sudah dilaukan dinas sejak beberapa waktu lalu, termasuk mempersiapkan administrasi dan sistem Lalulintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) sebagai salah satu bagian penting dalam sistem penataan Lalulintas di wilayahnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban, Drs Mudji Slamet mengataan, saat ini Dinas telah fokus pada beberapa bagian yang menjadi indikator penilaian WTN. Meski tidak seluruhnya karena indikator cukup banyak. Dishub juga telah berupaya maksimal untuk mewujudkan kabupaten sebagai kota WTN.
“Karena tidak seluruhnya adalah kewenangan Dishub, ada beberapa indokator WTN yang bukan bidang tugas Dishub, ini yang akan kami cermati bersama dengan berkoordinasi dinas lain,” terang Mudji.
Adapun secara umum, bidang utama yang menjadi penilaian adalah bidang Lalulintas beserta beberapa item didalamnya, seperti penataan kondisi ruas, permukaan jalan, kondisi fasilitas pejalan kaki, fasilitas penyeberangan, marka Jalan, rambu hingga PJU dan beberap item lain pendukung keamanan dan kelancaran berlalulintas.
”Disamping itu adalah angkutan, sejauh mana kondisi angkutan di wilayah kita, meliputi angkutan umum dalam trayek, angkutan umum non trayek, sarana dan prasarana seperti terminal, semua ini harus kami siapkan,” imbuh mantan Camat Soko ini.
Sementara Itu, sekertaris Dishub Kabupaten Tuban menambahkan, setelah pra WTN menlengkapi administrasi, dalam waktu dekat akan berkoordinasi antar instansi, mengingat bidang tugas dalam indikator WTN tidak semua ada di Dishub.
“Kami akan koordinasi antar instansi, dan ini minimal harus dipahami bersama. Misalnya membuat trotoar harus ramah difabel, termasuk penataan PKL dijalan dan trotoar, itu yang akan kami fokuskan. Untuk pemahaman bersama lintas Dinas. Selanjutnya pada perencanaan kelanjutan pembangunanya sudah sesuai dengan indikator ini,” papar Gunadi.
Lebih lanjut, pihaknya juga meminta kepada semua pihak termasuk masyarakat pengguna jalan, agar mematuhi setiap aturan dan rambu-rambu yang ada, dengan demikian akan tercipta kabupaten Tuban tertib lalulintas dan tata kota yang ideal untuk kepentingan bersama.
“Akan percuma jika semua penunjang bagus, namun perilaku masyarakatnya tidak mendukung,” tambahnya.
Gunadi juga berharap, dengan semangat penataan dan kesiapan yang dilaksanakan saat ini, serta didukung semua pihak nantinya mampu mengantarkan kabupaten Tuban raih WTN 2018 -2019 tingkat Nasional.
“Kita sudah berturut-turut meraih WTN, ini lebih dari lima kali, kategori Lalulintas untuk kota kecil, mudah-mudahan kita dapat lagi,” pungkas Gunadi. (Luk/Rul/Adv)
