kabartuban.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI-71 dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah para pelajar dari SMA Kecamatan Kerek, Tuban. Ratusan siswa tersebut mementaskan drama kolosal Perjuangan Pasukan Letda Soetjipto saat melawan penjajah di Tuban.
Teater kolosal siswa dibawah bimbingan Koramil Kerek tersebut dipentaskan di Lapangan Desa Margomulyo. Dalam pementasan tersebut diceritakan, pertempuran pasukan Letda Soetjipto dengan tentara Belanda di Tuban. Yakni pada 18 Desember 1948, ketika itu kapal perang tentara Kerajaan Belanda (KNIL) mendarat di pesisir kawasan Tambakboyo Tuban.
“Kami sengaja mengangkat perjuangan pahlawan di daerah Tuban yakni Letda Suetjipto, perjuangan pahlawan di Tuban di masa lalu,” kata Kapten Warsito kepada kabartuban.com, Kamis (18/8/2016).
Warsito melanjutkan, dalam pementasan tersebut diceritakan setelah pasukan belanda masuk wilayah Kecamatan Senori di Dusun Tapen, Desa Sidoharjo. Pasukan Belanda tersebut menjarah harta benda warga, sebelum akhirnya kontak senjata dengan pasukan Batalyon 17 dibawah Komando Letda Soetjipto.
“Dulu terjadi pertempuran sengit antara pasukan Belanda dengan pasukan Batalyon 17 di Dusun Tapen, hingga akhirnya Letda Soetjipto gugur dalam pertempuran di Dusun Tapen itu,” ungkapnya.
Dikatakan oleh Warsito, warga nampak antusias terlihat jelas disekelling lapangan yang cukup padat, bahkan jalan disisi lapangan sempat ditutup karena padatnya warga yang ingn mengetahui pementasan drama kolosal Perjuangan Letda Soetjipto itu.
“Kami berharap setelah pemuda melihat drama ini semakin cinta tanah air dan menghargai perjuangan para pahlawan. Sekarang sudah merdeka, namun demikian tetap harus berjuang, bukan berperang namun memberikan karya terbaik untuk bangsa ini dengan prestasi,” harap Kapten Warsito.
Warsito menambahkan, setelah pementasan tersebut masyarakat dan generasi muda diharapkan semakin mencintai tanah air dan semakin menghargai jasa para pejuang. Karena tidak sedikit pejuang yang gugur demi mempertahankan keutuhan dan kesatuan bangsa ini. (har)
