Home HEADLINE Dari Industri hingga Pasar Nelayan, Kunjungan Wapres Gibran Disambut Meriah Warga Tuban

Dari Industri hingga Pasar Nelayan, Kunjungan Wapres Gibran Disambut Meriah Warga Tuban

20

kabartuban.com – Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dengan meninjau aktivitas pelelangan ikan di Pasar Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo. Jumat (06/03/2026) Dalam kunjungan tersebut, Wakil Presiden tidak hanya memantau aktivitas perdagangan ikan, tetapi juga memborong hasil tangkapan para pedagang sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian nelayan setempat.

Kedatangan orang nomor dua di Indonesia itu didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tuban.

Rombongan tiba di Kabupaten Tuban sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan helikopter. Setibanya di Tuban, agenda pertama yang dilakukan adalah meninjau fasilitas industri milik PT Solusi Bangun Indonesia (SBI).

Setelah dari kawasan industri, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Pasar Glondonggede di Kecamatan Tambakboyo dan tiba sekitar pukul 10.00 WIB.

Di pasar yang menjadi pusat aktivitas nelayan pesisir Tuban tersebut, Gibran langsung meninjau proses pelelangan ikan yang berlangsung. Ia tampak berjalan menyusuri area pasar, melihat berbagai jenis ikan hasil tangkapan nelayan yang diperjualbelikan, sekaligus berdialog dengan para pedagang.

Selain memantau harga komoditas ikan, Gibran juga membeli sejumlah ikan dari para pedagang. Aksi tersebut disambut antusias oleh para pedagang dan masyarakat yang berada di lokasi pasar.

Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Gibran juga membagikan kaos dan buku tulis kepada warga yang telah menunggu kedatangannya. Momen tersebut semakin menarik perhatian masyarakat yang ingin berinteraksi langsung dengan Wakil Presiden.

Setelah meninjau aktivitas pasar, rombongan melanjutkan agenda menuju Masjid Agung Tuban untuk melaksanakan ziarah sekaligus menunaikan salat Jumat.

Kehadiran Gibran di kawasan masjid bersejarah tersebut langsung disambut ribuan masyarakat Kabupaten Tuban yang telah menunggu sejak pagi. Warga tampak antusias menyambut kedatangan Wakil Presiden dan berebut untuk bersalaman serta menyapa secara langsung.

Dalam rangkaian kunjungannya di kawasan tersebut, Gibran juga menyempatkan melakukan ziarah ke makam Sunan Bonang, salah satu tokoh Wali Songo yang memiliki peran besar dalam penyebaran Islam di Pulau Jawa. Kawasan makam Sunan Bonang sendiri menjadi salah satu destinasi religi yang ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah.

Usai melaksanakan salat Jumat dan ziarah, rombongan melanjutkan agenda terakhir dengan mengunjungi kediaman Habib Husain Ba’agil di Tuban.

Sementara itu, Wakil Bupati Tuban Joko Sarwono mengatakan bahwa kunjungan Wakil Presiden ke Kabupaten Tuban diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, kedatangan pimpinan negara ke daerah merupakan momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat, khususnya dalam perencanaan pembangunan ke depan.

“Yang namanya pimpinan negara datang tentu membawa dampak positif,”ujar Joko Sarwono.

Ia menjelaskan, dalam kunjungan tersebut Wakil Presiden juga melakukan sejumlah peninjauan, termasuk kunjungan ke PT Solusi Bangun Indonesia.

“Iya tadi juga melaksanakan kunjungan ke PT SBI untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi saja,” tambahnya.

Joko menambahkan, pemerintah daerah menyambut baik kunjungan tersebut karena menjadi kesempatan untuk menunjukkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Tuban, mulai dari sektor industri hingga sektor perikanan yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat pesisir.

Kunjungan kerja Wakil Presiden tersebut sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat Tuban untuk bertemu langsung dengan pimpinan negara, yang selama ini hanya mereka lihat melalui berbagai pemberitaan di media. Antusiasme warga yang memadati lokasi kunjungan menjadi bukti bahwa kehadiran Wapres disambut hangat oleh masyarakat setempat. (fah)