kabartuban.com – Tabrakan beruntun terjadi di di jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Baturetno, Kecamatan Tuban. Peristiwa pada Kamis (17/5/2018) malam sekitar pukul 23.30 WIB itu melibatkan tiga kendaraan truk sekaligus. Akibatnya satu orang tewas ditempat dan satu orang mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Eko Iskandar saat dikonfirmasi, menjelaskan, peristiwa maut itu bermula dari truk gandeng bermuatan semen dengan nopol W 8486 UF yang dikemudikan M. Porwanto (36), warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Bojonegoro.
Kendaraan tersebut mengalami kelebihan muatan saat berjalan dari arah barat. Pada saat sampai dilokasi kejadian, tiba-tiba ekor gandengan truk itu terputus, dikarenakan kelebihan muatan.
Setelah putus, ekor gandengan tersebut oleng ke kiri dan menabrak truk tronton fuso yang dikemudikan Jarwo (38), warga Desa Lerankulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jateng yang membawa penumpang Mursidi (30), penumpang truk asal warga Desa Ngibrik, Kecamatan Bae, Kudus.
“Truk tronton fuso yang dikemudikan Jarwo (korban meninggal,red) mengalami kecelakaan lalu lintas lagi setelah terdorong ekor gandengan truk yang terputus,” jelas AKP Eko Iskandar kepada kabartuban.com, Jum;at (18/5/2018)..
Truk tronton fuso itu terdorong kedepan, hingga akhirnya mengalami kecelakaan lalu lintas lagi dengan truk tronton fuso bernopol DA 1606 TP yang dikemudikan Abd Manan (40), warga Desa Bangsalsari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.
“Satu orang meninggal dunia dan satu luka-luka dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut,” jelas mantan Kasat Lantas Polres Blitar tersebut.
Mengetahui hal itu, anggota Satlantas Polres Tuban langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan oleh TKP dan mengevakuasi jasad koran. Serta memintai keterangan sanksi guna proses penyelidikan lebih lajut.
“Kerugian materi akibat kecelakaan lalu lintas itu sekitar Rp 5 juta,” pungkasnya. (Dur)
