Tahu Tempe di Tuban Alami Kenaikkan

36
Penjual TahuTempe di Tuban.

kabartuban.com – Kenaikan harga bahan pangan akan terus terjadi mulai dari harga cabai, telur, ayam dan minyak. Kini harga bahan pangan yang terbuat dari bahan pokok kedelai seperti tahu dan tempe juga mengalami kenaikan. Naiknya harga tahu dan tempe disinyalir seiring dengan naiknya harga kedelai import, Selasa(15/02/2022).

Tasimah (42) salah satu produsen serta penjual tahu dan tempe di Pasar Besar Tuban mengaku kesulitan menentukan harga jual lantaran bahan baku kedelai untuk pembuatan tahu dan tempe miliknya juga naik. Untuk itu Tasimah mengatur strategi agar tahu dan tempe miliknya dijual dengan harga yang sama namun dengan mempekecil ukurannya.

“Ya kalau harga jual saya tidak naik tapi saya perkecil ukuranya,” ungkap Tasimah saat ditemui reporter media kami di lapaknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tuban, Agus Wijaya saat dikonfirmasi tidak memberikan alasan mengapa kenaikkan tersebut terjadi. Dalam wawancara singkat melalui WhatsApp tersebut, Agus Wijaya hanya mengirimkan daftar harga bahan makanan di setiap Pasar yang ada di Kabupaten Tuban.

 

Untuk diketahui, berikut daftar harga bahan pokok per tanggal 14 Februari 2022

1. Pasar Baru :
a. Cabe Keriting: 35.000
b. Cabe Biasa: 30.000
c. Cabe Rawit: 45.000
d. Gula Pasir: 13.500
e. Minyak Bimoli 1ltr: –
f. Minyak Goreng Curah: –
g. Bawang Merah: 30.000
h. Telur: 19.000
i. Beras Premium: 10.000
j. Beras Medium: 8.500
k. Bwg Putih: 24.000
l. Daging sapi: 110.000
m. Daging ayam: 34.000
n. Kedelai import: 12.000
o. Kedelai lokal: 15.000

2. Pasar Bangilan :
a. Cabe Keriting: 30.000
b. Cabe Biasa: –
c. Cabe Rawit: 35.000
d. Gula Pasir: 13.500
e. Minyak Bimoli 1ltr: –
f. Minyak Goreng Curah: –
g. Bawang Merah: 35.000
h. Telur: 19.000
i. Beras Premium: 10.500
j. Beras Medium: 9.000
k. Bwg Putih: 24.000
l. Daging sapi: 110.000
m. Daging ayam: 34.000
n. Kedelai import: 12.000
o. Kedelai lokal: 14.000
3. Pasar Jatirogo :
a. Cabe Keriting: 30.000
b. Cabe Biasa: –
c. Cabe Rawit: 35.000
d. Gula Pasir: 13.500
e. Minyak Bimoli 1ltr: –
f. Minyak Goreng Curah: –
g. Bawang Merah: 35.000
h. Telur: 19.000
i. Beras Premium: 10.500
j. Beras Medium: 8.000
k. Bawang Putih: 24.000
l. Daging sapi: 110.000
m. Daging ayam: 34.000
n. Kedelai import:12.000
o. Kedelai lokal: 12.000

Harga Rata – Rata :
a. Cabe Keriting: Rp 31.667 (Kmrin: Rp 32.333) Turun
b. Cabe Biasa: Rp 30.000 (Kmrin: Rp 30.000) Tetap
c. Cabe Rawit: Rp 38.333 (Kmrin: Rp 45.000) Turun
d. Gula Pasir: Rp 13.500 (Kmrin: Rp 13.500) Tetap
e. Minyak Bimoli 1ltr: – (Kmrin: -) Kosong
f. Minyak Goreng Curah: – (Kmrin: -) Kosong
g. Bawang Merah: Rp 33.333 (Kmrin: Rp 30.667) Naik
h. Bawang Putih: Rp 24.000 (Kmrin: Rp 24.000) Tetap
i. Telur: Rp 19.000 (Kmrin: Rp 19.000) Tetap
j. Beras Premium: Rp 10.333 (Kmrin: Rp 10.200) Naik
k. Beras Medium: Rp 8.500 (Kmrin: Rp 8.833) Turun
l. Daging sapi: Rp 110.000 (Kmrin: Rp 110.000) Tetap
m. Daging ayam: Rp 34.000 (Kmrin: Rp 34.000) Tetap
n. Kedelai Import: Rp 12.000 (Kmrin: Rp 12.000) Tetap
o. Kedelai Lokal: Rp 13.667 (Kmrin: Rp 13.667) Tetap.

(nat/dil)