Tekan Angka Kecelakaan, Polresta Tuban Tambah Blue Light di Titik Rawan Jalur Pantura

kabartuban.com – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tuban terus dilakukan. Salah satunya dengan menambah pemasangan lampu blue light di sejumlah titik yang dinilai rawan kecelakaan, terutama kawasan dengan minim penerangan pada malam hari.

Satlantas Polresta Tuban bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) serta komunitas ojol Langgeng, Kamis (24/9/2026), memasang blue light di dua titik, yakni kawasan pertigaan dan pertigaan Gerdu Laut.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban, Ipda Rizki DP, mengatakan pemasangan lampu tersebut merupakan salah satu langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan saat berkendara pada malam hari.

“Pemasangan blue light ini untuk mengantisipasi pengemudi kendaraan roda dua, roda empat maupun kendaraan besar yang kehilangan konsentrasi saat malam hari. Harapannya, dengan adanya lampu ini konsentrasi pengemudi bisa meningkat,” ujar Rizki.

Menurutnya, hingga saat ini sudah terdapat delapan titik di wilayah hukum Polresta Tuban yang telah dipasangi blue light. Pemasangan akan terus dilakukan secara bertahap, khususnya di lokasi yang masuk kategori trouble spot maupun blackspot kecelakaan.

Respons masyarakat terhadap pemasangan lampu tersebut juga disebut cukup positif. Satlantas Polresta Tuban menerima sejumlah tanggapan dari masyarakat melalui media sosial yang mengapresiasi langkah tersebut.

“Alhamdulillah banyak respons positif dari masyarakat. Kami juga berharap pemasangan blue light ini bisa membantu menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tuban secara signifikan,” katanya.

Rizki menyebut, sejumlah wilayah yang menjadi sasaran berikutnya berada di sepanjang jalur Pantura, termasuk kawasan Jenu, Bancar, hingga Plumpang dan Widang.

Pemetaan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi jalan, tingkat penerangan, serta potensi kerawanan kecelakaan. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian di antaranya kawasan Jatipeteng, Kecamatan Jenu, serta Kecamatan Widang.

“Di jalur yang minim penerangan, terutama malam hari, memang cukup membahayakan. Di sekitar Jatipeteng, Desa Purworejo, maupun Desa Kuwu, Kecamatan Widang, kondisinya sangat gelap. Ini yang menjadi perhatian kami,” jelasnya.

Ke depan, pemasangan blue light akan terus diperluas sebanyak dan semaksimal mungkin sesuai dengan arahan Kapolresta Tuban. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan kecelakaan, khususnya pada malam hari.

Selain mengandalkan sarana penerangan, Satlantas Polresta Tuban juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan keselamatan saat berkendara.

Rizki mengimbau pengendara untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak gegabah, serta mampu mengendalikan emosi ketika berada di jalan.

“Upayakan tertib berlalu lintas, jangan gegabah dalam berkendara dan redam emosi di jalan. Ingat, ada keluarga yang selalu menunggu di rumah,” pungkasnya. (fah)

Banner

Berita Terbaru

Artikel Lainnya