kabartuban.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalur Pantura Tuban-Bancar, tepatnya di Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Insiden yang melibatkan sebuah truk dan sepeda motor Honda Scoopy itu menewaskan dua orang, sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka.
Korban meninggal dunia adalah Siti Indajah (35), pengendara sepeda motor, serta Muhammad Yari Fadli (9) yang merupakan salah satu penumpang. Keduanya meninggal dunia setelah mengalami luka berat akibat benturan dan dievakuasi ke RSUD Tuban.
Sementara dua penumpang lainnya, Dewi Candra (20) dan Aksa Abukori (6), mengalami luka-luka dan mendapatkan perawatan di RS Nahdlatul Ulama (RSNU) Tuban.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi S 4145 EAR yang dikendarai Siti Indajah melaju dari arah timur menuju barat dengan membawa tiga penumpang.
Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan tersebut terlibat kecelakaan dengan sebuah truk bernomor polisi N 9745 UC yang dikemudikan Mistari (61), warga Kabupaten Jember, yang melaju searah. Alih-alih berhenti memberikan pertolongan, sopir truk justru meninggalkan lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban, IPDA Rizky DP, mengatakan pihaknya bergerak cepat melakukan pengejaran setelah menerima laporan dari masyarakat dan petugas di lapangan.
“Usai menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran. Sopir truk berhasil kami amankan saat berada di garasi kendaraan di Dusun Pereng, Desa Purworejo,” ujar IPDA Rizky DP.
Ia menambahkan, berdasarkan dugaan sementara, kecelakaan dipengaruhi oleh faktor pengemudi truk yang tidak berhenti setelah insiden terjadi. Polisi masih terus mendalami penyebab pasti kecelakaan melalui proses penyidikan.
“Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta melanjutkan penyidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan secara utuh,” jelasnya
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp3 juta. Sementara sopir truk kini telah diamankan oleh Satlantas Polresta Tuban untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (fah)
