Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Kadinkes Tuban: Capaian Vaksin Booster Belum Capai Target

kabartuban.com – Pandemi Covid-19 berangsur melandai. Tren pada kasus penambahan positif harian dan meninggal dunia juga terus menurun. Bersamaan dengan pandemi yang melandai, pemerintah juga telah melonggarkan berbagai pembatasan yang sebelumnya berlaku untuk mencegah penularan Covid-19.

Pemerintah sendiri juga berencana untuk menjadikan vaksin Covid-19 dosis lanjutan atau booster sebagai syarat perjalanan mudik pada libur Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah atau 2022 masehi.

Hal ini juga disampaikan langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang menilai vaksin booster mampu menjadi parameter prasyarat baru seiring dengan pemerintah yang mulai meniadakan hasil pemeriksaan Covid-19 sebagai syarat perjalanan domestik sejak 8 Maret lalu.

Ia juga mengingatkan untuk warga segera mengakses vaksinasi lengkap primer atau dua dosis, hal ini merupakan wujud untuk memperkuat kekebalan komunitas alis herd immunity dengan cara menciptakan antibody yang tinggi terhadap Covid-19 di tengah masyarakat.

Bambang Priyo Utomo, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban tersebut mengatakan bahwa capaian vaksinasi booster yang berada di Kabupaten Tuban tersebut masih belum mencapai target alias masih kurang, sebab hanya berada di angka 5,56%.

“Capaian booster di Tuban baru 5,56%, masih belum mencapai target.” jelasnya dalam wawancara singkat melaui WhatsApp, Senin (28/03/2022).

Ia mengungkapkan sangat setuju adanya kebijakan pemerintah untuk menjadikan patokan vaksinasi sebagai syarat mudik, sebab dengan cara itulah masyarakat bisa sadar bahwa jika akan memiliki kekebalan tubuh yang baik maka harus mendapatkan vaksinasi yang lengkap.

Namun menurutnya, masyarakat Kabupaten Tuban belum terlalu antusias, “Sementara belum berpengaruh ke masyarakat, mungkin info belum jadi dan aturan belum pasti baru wacana,” terangnya.

Sementara itu Nurjannah (20) mengaku sudah aman karena dapat mudik bersama keluarga tanpa takut untuk di stop di perjalanan akibat tak memenuhi syarat vaksin booster.

“Saya sudah aman bersama keluarga, sebab dari awal ada vaksinasi selalu bersemangat bersama keluarga. Dan alhamdulilah manfaat pun terasa banyak, mulai dari kekebalan tubuh dan dipermudah segalanya juga,” tuturnya. (hin/dil)

Populer Minggu Ini

Tren Kekerasan Jurnalis Meroket di Rezim Prabowo-Gibran, Pembentukan KKJ Jateng-DIY Mendesak

kabartuban.com - Sejumlah organisasi profesi jurnalis, jaringan masyarakat sipil,...

Pasangan Selingkuh di Hotel Lynn Jadi Tersangka, Terancam Pidana Satu Tahun Penjara

kabartuban.com - Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim...

Sempat Memanas, Perayaan Imlek di Kwan Sing Bio Diwarnai Konflik Kepengurusan Klenteng

kabartuban.com - Pesta rakyat dalam rangka perayaan Imlek di...

Digerebek Istri Saat Ramadan, Oknum Karyawan BUMN dan Guru ASN Kepergok Sekamar di Hotel Tuban

kabartuban.com – Bulan Ramadan kerap dimaknai sebagai waktu terbaik...

Antre Sejak Sore, Bubur Muhdor Jadi Tradisi Ramadan Legendaris Warga Tuban

kabartuban.com - Menjelang waktu berbuka puasa, halaman Masjid Muhdor...

Artikel Terkait