Diduga Mencuri, Sutardi Babak Belur Dihajar Warga Sembung

kabartuban.com – Seorang lelaki paruh baya harus mengalami nasib memilukan saat dirinya dihajar warga Desa Sembung, Kecamatan Parengan, Tuban, karena diduga melakukan aksi pencurian. Sutardi (45) babak belur dihajar warga sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi, setelah salah satu warga mengaku rumahnya disatroni Sutardi.

“Dia diduga masuk empat rumah yang ditinggalkan pemiliknya ke sawah, lalu ketahuan warga,” ujar AKP Kusrin, Kapolsek Parengan saat dihubungi melalui ponselnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan media ini, Sutardi merupakan pria asal Desa Jadi, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang. Pagi itu Sutardi diseret dari desa sebelah Sembung, yaitu Desa Kumpulrejo, setelah belasan orang warga Sembung mengejarnya. Warga yang melihat Sutardi, kemudian menangkap dan membawanya ke Balai Desa Sembung untuk diadili.

Nasib malang bukan kepalang menimpa Sutardi. Di balai desa Sembung, Sutardi diinterogasi oleh warga dalam waktu yang cukup lama. Tidak hanya itu, sejumlah warga lainnya terus memukuli Sutardi. Hingga sedikitnya 200 warga Desa Sembung memenuhi balai Desa, menjadi saksi nasib nahas yang menimpanya.

“Di sana ada Pak Kades, anggota kami, dan anggota Koramil tidak bisa mengendalikan massa, sangking banyaknya orang. Ada sekitar 200 orang memenuhi balai desa,” papar Kusrin.

Belum cukup ‘diadili’ dan dipukuli, sepeda motor Honda Beat warna putih yang dibawa Sutardi ikut menjadi korban kekesalan warga. Motor tanpa plat nomor itu ludes dibakar massa, hingga hanya menyisakan kerangkanya saja. Saat ini kerangka motor tersebut telah diamankan di Mapolsek Parengan.

“Mungkin setelah setiap hari kami patroli di jalan untuk memberantas kejatahan jalanan, mereka (pencuri) membidik rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya ke sawah. Tapi untuk kasus ini (Sutardi) kami masih menyelidikinya,” terangnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Suharta membenarkan adanya amuk massa yang menimpa Sutardi, dan yang bersangkutan saat ini dibawa ke Mapolres Tuban untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

“Kami belum bisa memastikan apakah dia mencuri atau tidak, kami masih menyelidikinya,” pungkas Suharta. (im/riz)

Populer Minggu Ini

Pelapor Tolak Restorative Justice, Sidang Dugaan Penggelapan Lahan Kades Tingkis Berlanjut

kabartuban.com - Sidang kedua perkara dugaan penggelapan lahan yang...

Rujukan Tahanan Gangguan Jiwa ke RSJ Menur Terkendala Status Ekonomi, Dinsos Tuban Beri Penjelasan

kabartuban.com - Upaya merujuk seorang tahanan kasus dugaan pencabulan...

Festival Alam Lestari: Jurnalis Targetkan Tanam 10.000 Pohon dan Tebar 10.000 Benih Ikan Lokal di Tuban

kabartuban.com - Komunitas jurnalis yang tergabung dalam (RPS) akan...

Tahanan Kasus Pencabulan Diduga ODGJ Kambuh di Sel, Proses Rujukan ke RSJ Menur Terkendala Birokrasi

kabartuban.com - Seorang tahanan yang menjadi tersangka kasus dugaan...

Proyek Sekolah Rakyat di Tuban Picu Getaran, Warga Mengeluh Rumah Retak dan Lingkungan Terdampak

kabartuban.com - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang merupakan bagian...

Artikel Terkait