kabartuban.com – Insiden hilangnya 15 orang awak kapal nelayan KM Mulya Sejati akibat ditabrak dari belakang oleh Kapal MV Thaison 4 berbendera Vietnam, akhirnya menemukan titik terang. Tim pencari korban menemukan 3 awak kapal yang hilang di dalam kamar kapal, dalam keadaan tidak bernyawa, Minggu (20/11/2016).
“Tiga korban itu berhasil kita temukan setelah tim penyelam kami terjun melihat kondisi kapal yang terbelah menjadi dua. Saat dilakukan pengecekan, ternyata tiga korban itu terjebak di dalam kamar kapal,” kata Kepala Seksi (Kasi) Oprasi Basarnas Surabaya, Gusti Anwar Muyadi,SH.
Lebih lanjut Gusti menjelaskan, jenazah ketiga korban itu kemudian dievakuasi oleh anggota tim SAR Basarnas ke atas kapal KN SAR 225 Surabaya, untuk selanjutnya dibawa menuju pelabuhan khusus milik perusahaan minyak TPPI tanjung awar-awar.
“Karena lokasinya cukup jauh sehingga sekitar pukul 16.00 jasad korban baru bisa sampai ke darat. Untuk identitas ketiga korban nanti koordinasi sama tim DVI, karena bukan wewenang kami,” lanjut Gusti.
Setelah sampai ke pelabuhan, ketiga jasad korban kapal KM Mulya Sejati kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R Koesma Tuban, untuk dilakukan otopsi.
Sementara itu, Syah Bandar Koordinator Wilayah Kerja TPPI UPT Pelabuhan Brondong, Boby Mulya Kusuma Menyatakan, saat pencarian korban sempat terkendala cuaca yang kurang bersahabat. Pencarian berlangsung di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), yakni sekitar 17 mil dari bibir pantai.
“Kendala pencarian memang sempat kami alami dan kami hentikan sementara. Selain karena arus gelombang yang tinggi, juga sempat terjadi hujan. Pencarian baru dilanjutkan setelah cuaca membaik,” jelasnya. (im)
