Tanggul Jebol, Warga Resah Tak Bisa Panen

kabartuban.com. Hingga hari ini, tanggul bengawan solo yang berada di Dusun Blimbing Desa Banjararum Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban masih terbengkalai. Tanggul yang rusak (jebol) sekitar 4 bulan yang lalu itu masih terbengkalai tanpa adanya perbaikan.
Terkait dengan persoalan ini, warga setempat mengeluhkan tidak adanya perbaikan. Kepada kabartuban.com, Wardi mengatakan, “Kami sangat kecewa karena hingga saat ini pemerintah belum memperbaiki tanggul tersebut. Lebih lanjut Wardi mengatakan, “Jika tanggul itu tidak segera diperbaiki, masyarakat sekitar bengawan solo takut akan gagal panen. Hal ini bisa terjadi akibat meluapnya air bengawan. Karena tidak ada perhatian dari pemerintah, dengan terpaksa masyarakat sekitar mengadakan kerjabakti dengan peralatan seadanya. Menutup tanggul yang ambles tersebut dengan karung  yang  berisikan tanah, lalu di tumpuk di lokasi Tanggul. Inisiatif warga ini dilakukan karena usia tanaman padi sudah sekitar 2 (dua) bulan. Jika hal ini tidak dilakukan, dan terjadi banjir, maka warga bisa gagal panen.” Menurut Wardi dan beberapa warga, Pemerintah sudah berjanji, sekitar bulan Juni akan diperbaiki, namun hingga  sekarang belum ada tanda-tanda akan akan adanya perbaikan.

Menerima keluhan dari warga, kabartuban.com melakukan konfirmasi kepada pihak Pemkab Tuban, dalam hal ini Humas Pemkab Joni Martoyo. Kepada kabartuban Joni mengatakan. “Sebelumnya mohon dipahami bahwa perbaikan tanggul itu bukan dalam tanggung jawab Pemkab Tuban. Akan tetapi karena itu merupakan bagian dari bengawan Solo dan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.”

Lebih lanjut Joni menyampaiakan, “Namun itu bukan berarti Pemkab diam. Karena keberadaannya di Kabupaten Tuban, maka Pemkab telah melakukan upaya – upaya pelaporan dan sudah pernah ditinjau oleh pihak terkait. Tentang kapan akan direalisasikan, kita tunggu saja, pihak Pemkab tidak bisa memastikan karena alokasi anggaran bukan dari APBD.”

Warga Dusun merasakan kekhawatiran dan kekecewaan, warga yang lain Kasmuri mengatakan, “Kita tidak tahu soal wewenang dan tanggung jawab. Yang jelas kita ini warga Tuban, dan mengadunya ya ke Pemkab Tuban.” “Ini jelas persoalan yang harus segera diselesaikan.” kata Kasmuri. (rul)

 

Populer Minggu Ini

Jalur Pantura Tuban–Widang Tersendat, Kemacetan Diprediksi Berlangsung Sampai 11 Maret

kabartuban.com - Perbaikan ruas jalur nasional penghubung Kabupaten Tuban-Lamongan...

Tes Urine Dadakan Sasar Pejabat, Polres Tuban Kirim Pesan Keras Soal Narkoba

kabartuban.com - Suasana usai apel pagi di Mapolres Tuban,...

Kades Tingkis Janji Kembalikan Uang, Korban Terima Ganti Rugi Namun Dakwaan Tetap Dibantah

kabartuban.com - Persidangan perdana dugaan penggelapan yang menjerat Kepala...

Petani Kerek Mengeluh, DPRD Tuban, Desak Pembenahan Sistem Pupuk Subsidi

kabartuban.com - Sejumlah petani di Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban,...

Tanpa SLF, Hotel Lynn Tuban Terancam kena Sangsi

kabartuban.com - Operasional Hotel Lynn Tuban tengah menjadi sorotan...

Artikel Terkait