kabartuban.com- Ribuan Warga dan Kader Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai daerah di Jawa Tmur direncanakan akan mengikuti Apel Akbar Kesetiaan Kesatuan Negara Republik Indonesia (NKRI) yang akan dilaksanaka pada akhir pekan ini di pantai Pancer Kabupaten Pacitan.
Begitu juga dengan para kader NU di Bumi Wali Tubab, seperti yang disampikan oleh, Sekertaris PC NU Kabupaten Tuban Amenan mengatakan, meski sampai hari ini belum ada komunikasi resmi soal keberangkatan Warga NU Tuban untuk ikut apel, ia memastikan jika memang ada yang akan berangkat ke sana pada akhir pekan ini, PCNU akan memberikan fasiltas kepada kadernya.
“Akan kita fasilitasi jika memang ada yang mau berangkat, tapi sampai hari ini belum ada komunikasi resmi terkait hal itu,” kata Amean (5/01).
Diakuinya dari beberapa Majelis Wakil Cabang (MWC) di beberapa kecamatan sudah komuikasi soal keberangkatan mereka, meski belum secara resmi dengan pengurus PCNU Tuban, komunikasi itu kata Amenan baru dilakukan melalui pesan singkat dan grup sosial chatting.
“Beberapa kecamatan sudah mengajukan diri meski belum secara resmi. Pada prinsipnya akan kita suport kalau memang ada yang ikut serta, sebab NU sebagai bagian dari bangsa ini dari awal sudah komitmen bahwa NKRI harga mati.
Selanjutnya kata Amenan yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Pemkab Tuban ini akan melakkan komunikasi dengan pengurus dan seluruh MWC yang ada, kaitanya dengan apel kebangsaan yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pacitan, utuk memastikan berapa yang akan berangkat.
“Kita akan komunikasikan lebih lanjut kepada semua MWC dan Kader-kader NU lainya,” katanya.
Sementara itu, Ketua MWC NU Kecamatan Merakurak, Sukri Ghozal, mengaku siap berangkat ke Kabupaten Pacitan guna mengikuti Apel Akbar Kebangsaan, jika ada intruksi dari pengurus cabang. Namun pihaknya belum memastikan soal berapa jumlah kader yang akan diberangkatkan mengingat acara sudah dekat.
“Belum tahu berapa yang akan ikut, kita akan komunikasi juga sama anggota yang tidak berhalangan pada hari itu besok,” kata Sukri Ghozali saat dihubngi melalui ponselnya. (Luk)
