kabartuban.com– Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Hussein, menyatakan penolakan terhadap Camat Kasmoeri, mantan Camat Jenu, yang ditempatkan di Kecamatan Kerek, tidak perlu terjadi.
Orang nomor dua di Pemkab Tuban ini juga menyampaikan, Asosiasi Kepala Desa (AKD) se Kecamatan Kerek, diminta tidak apriori atau buru-buru berasumsi kemudian melakukan boikot dan penolakan, seperti aksi yang dilajukan Kepala Desa di Kecamatan Jenu terhadap Camat Kasmoeri saat menjabat Camat Jenu.
“Jangan Jenu menolak Kerek jadi ikut menolak, jangan lah,” Â kata wakil Bupati Tuban (23/5/2017).
Memurut dia, AKD jangan memvonis dahulu berdasarkan kasus sebelumnya di Kecamatan Jenu.
Kasmoeri mestinya mendapatkan kesempatan untuk lebih baik di tempat barunya, tidak buru-buru ditolak bahkan sebelum mulai bekerja.
“Kades jangan Apriori dulu soal catatan Kasmoeri ditempat lama,” pinta Wabub.
Wabub yang juga Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengatakan, Camat Kasmoeri harus mampu merangkul Kades dan bermitra. Sebagai pemimpin, Kasmoeri harus bisa melayani mitranya itu, serta tidak bermental harus dilayani.
“Jangan merasa lebih pintar, kades harus dilayani, jangan bermental ingin dilayani,” tambah Wabup.
Secara informal Wabup mengaku sudah membicarakan persoalan itu, karena menurutnya tidak perlu ada pertemuan secara formal soal penolakan tersebut.
“Secara informal sudah dilakukan penyelesaian, secara formal gak ada lah,” imbuhnya,
Mestinya hari senin (22/5/2017) kemarin, AKD Kecamatan Kerek melakukan pertemuan dengan Bupati Tuban, H Fathul Huda, untuk menyampaikan alasan penolakan Camat Kasmoeri diwilayah barunya itu, namun pertemuan itu sepertinya tidak terjadi karena beberapa hal.
“Tidak jadi mas,” kata Kepala Desa Karanglo, Sunandar, Saat dikonfirmasi kabartuban.com.
Sebelumnya, Penolakan Camat Kasmoeri dilakukan AKD Kecamatan Kerek, pasca roling yang dilakukan Bupati Tuban terhadap dua Camat , yakni Rohman Ubaid, Camat Kerek dipindah di Kecamatan Jenu, sementara Camat Jenu Kasmoeri menggantikan posisi camat Kerek, yang langsung mendapatkan reaksi penolakan dari AKD setempat. (Luk)
