kabartuban.com– Peningkatan dan kepadatan arus kendaraan masih terlihat di jalur Pantura Tuban, sejak pagi hingga siang tadi, senin (26/6/2017). Arus kendaraan tersebut selain dari para pemudik, juga warga lokal yang sibuk bersilaturahmi kerumah kerabat mereka menggunakan kendaraan baik roda empat maupun roda dua.
Kapolres Tuban AKBP Fadly Samad saat dikonfirmasi kabartuban.com membenarkan, kepadatan arus jalur Pantura ini juga dipadati kendaraan warga lokal yang ikut beraktifitas membaur bersamaan dengan kendaraan para pemudik dijalur pantura.
“Roda dua juga terlihat lebih banyak, sayangnya banyak kami temui pengendara tanpa helm, ” ujar Kapolres Tuban, AKBP Fadly Samad.
Kapoles menyampaikan, berdasarkan data petugas dilapangan, per 12 jamnya, jumlah kendaraan yang melintas dijalur pantura mancapai 4 sampai 5 ribu kendaraan yang masuk Tuban (dari Semarang), sementara yang keluar tuban atau menuju arah Semarang sekitar 3 ribu kendaraan.
“H-1 kemarin padat, kemudian sedikit berkurang pada H lebaran, dan sekarang ada peningkatan arus lagi. Terang Kapolres.
Sementara itu lanjut Kapolres, sepanjang arus mudik hingga hari ini, kecelakaan lalulintas hanya terjadi enam kali, dan tidak ada kejadian yang menonjol. Semuanya berkat kerja sama yang baik antara petugas dan pemudik yang bersedia mentaati lalulintas.
“Alhamdulillah tidak ada kecelakaan yang menonjol, dan sebab kecelakaan karena human error seperti capek dan kelelahan. Untuk itu tak lupa kami himbau hati-hati dan manfaatkan posko yang ada.
Sementara itu ramainya kendaraan dijalur pantura juga membawa berkah bagi pedagang dadakan di pinggir jalur tersebut. Banyak pengguna jalan yang menyempatkan beristirahat sekedar menikmati minuman segar berupa kelapa muda, atau berfoto di pinggir pantai sambil menghilangkan lelah sebelum melanjutkan perjalanan. (Luk)
