kabartuban.com – Uji coba jembatan Cincin penghubung dua Kabupaten, yakni Tuban dan Kabupaten Lamongan yang hampir rampung pengerjaannya, pasca ambruk pada (17/4/2018), kini ada perubahan rencana.
Perubahan tersebut setelah dilakukan koordinasi antara pihak kepolisian, Bina Marga dan Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (Pusjatan).
Diantaranya, perubahan rencana tersebut terjadi pada pelaksanaan uji dinamis atau uji getar jembatan dari Pusjatan, yang rencananya akan dilaksanakan hari ini, Sabtu (2/6/2018) berubah jadwal pada Senin (4/6/2018) atau H-11 lebaran Idul Fitri.
“Hari senin baru kita di laksanakan uji dinamis atau uji getar dari Pusjatan,” ujar Kasatlantas Polres Tuban, AKP Eko Iskandar, Jumat (1/6/2018).
Mantan Kasat lantas Polres Blitar ini juga menyampaikan, bahwa pengerjaan jembatan Cincin masih dilakukan perapian jembatan yang lama termasuk baut, pengecatan dan siku trotoar. Setelah itu pada hari minggu dilakukan pengecatan marka atau sarana dan prasarana jalan yang lainya.
“Hari ini Insyaallah untuk pengecatan dan perapian siku troar selesai,” tambahnya.
Senada juga dikatakan Projek Manager PT Brantas Abipraya yang mengerjakan jembatan tersebut, Kamalul Azfiya mengatakan, saat ini proses pengecatan dan perapian baut jembatan dan untuk besuk pemberian marka, rambu lalu lintas, sekaligus pembersihan jalan.
“Pemberian marka jalan kita jadwalkan besuk (3/6/2018) bisa selesai dan, semoga lancar sesuai target kita, H – 10 bisa digunakan para pengguna jalan untuk jalur mudik,” sambungnya.
Untuk diketahui Jembatan Cincin ambruk pada (17/4/2018) yang mengakibatkan satu orang korban jiwa, dan tiga kendaraan truk iku terperosok ke dalam sungai bengawan Solo. (Dur)
