Menjelang Hari Kemerdekaan, Penyewaan Kostum di Tuban Banjir Peminat

Memasuki bulan kemerdekaan, pada Agustus ini usaha penyewaan kostum dan pakaian adat sangat ramai peminat, bahkan salah satu usaha yang berasal dari Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur sudah berhasil menyewakan ratusan kostum untuk digunakan pada acara karnaval yang diselenggarakan pada momen ini.
Tempat dengan nama Sanggar Tari Srikandi ini sudah lama melayani penyewaan kostum di samping jasa lain yang mereka tawarkan yaitu les tari, make-up dan dekor. Berdasarkan yang disampaikan oleh pengelola tempat ini, Hasan, Sanggar Tari Srikandi sudah berdiri kurang lebih 15 tahun hingga saat ini.
Ia juga mengatakan harga yang dipatok dalam penyewaan kostum ini tidak menentu dan dapat berubah-ubah karena beberapa faktor, sehingga setiap tahunnya harga yang dipatok akan berbeda-beda.
“Kalau sudah butuh kan tetep dicariin to, semisal harga Rp.75 ribu, berhubung barang e stok e nggak ada ya diusahakan ndak tahu gimana akhir e tetep nambah tenaga, harganya harus di-up,” papar Hasan, Senin (05/08/2024).
Diketahui dari Hasan, penyewa kostum sebagian besar didominasi oleh sekolah-sekolah yang ada di sekitar lokasi. Dalam sekali menyewa, pihak sekolah biasanya langsung mengambil banyak baju dan yang paling diminati adalah baju adat.
Usaha yang mulanya dibuka karena iseng saja itu dikelola oleh Hasan bersama dengan istrinya, Puji Lestari yang merupakan seorang guru SD sekaligus guru tari. Keduanya bekerja sama membangun usaha ini dan membesarkannya sehingga dapat dikenal banyak orang seperti sekarang.
Salah satu pekerja yang ada di Sanggar Tari Srikandi, Reni mengatakan harga sewaan kostum yang ada di sana dimulai dari Rp.75 ribu hingga kisaran Rp.500 ribu.
Wanita yang sudah bekerja di Sanggar Tari Srikandi selama 5 tahun itu juga mengungkapkan pendapatan dalam penyewaan kostum ini meningkat dalam momen kemerdekaan tahun 2024.
“Ya, meningkat, kalau musim-musim karnaval gitu bisa sampai ratusan. Dari sekolahan itu kan langsung banyak,” ungkapnya.
Pakaian adat Suku Dayak lah yang menjadi salah satu kostum yang banyak dicari oleh masyarakat. Peminatnya bisa datang dari berbagai daerah yang ada di Kabupaten Tuban, mulai dari daerah sekitar Semanding, hingga Merakurak dan Jenu.
Tidak disebutkan angka pasti berapa jumlah kostum yang tersewakan. Namun, Hasan mengatakan ia dan istrinya cukup kuwalahan untuk mengatasi peminat yang membludak sehingga tidak sempat membukukannya.

Populer Minggu Ini

Festival Alam Lestari: Jurnalis Targetkan Tanam 10.000 Pohon dan Tebar 10.000 Benih Ikan Lokal di Tuban

kabartuban.com - Komunitas jurnalis yang tergabung dalam (RPS) akan...

Tahanan Kasus Pencabulan Diduga ODGJ Kambuh di Sel, Proses Rujukan ke RSJ Menur Terkendala Birokrasi

kabartuban.com - Seorang tahanan yang menjadi tersangka kasus dugaan...

Proyek Sekolah Rakyat di Tuban Picu Getaran, Warga Mengeluh Rumah Retak dan Lingkungan Terdampak

kabartuban.com - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang merupakan bagian...

Diduga Jual Pacar 15 Tahun Rp300 Ribu, Pria di Tuban Ditangkap Polisi

kabartuban.com - Seorang pria berinisial FCO (30), warga Kecamatan...

Investasi Rp1,4 Triliun, Dermaga Baru Pabrik Semen Tuban Siap Dongkrak Ekspor hingga 1 Juta Ton per Tahun

kabartuban.com - Proyek pengembangan fasilitas dermaga dan produksi di...

Artikel Terkait